Ketua DPRD Sumbar: Keterbukaan Informasi COVID-19 Itu Penting

Ketua DPRD Sumbar, Supardi
Ketua DPRD Sumbar, Supardi (KLIKPOSITIF/FITRIA MARLINA)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat mengatakan keterbukaan informasi terkait COVID-19 sangat penting dan tak boleh ditutupi. Hal ini agar masyarakat tahu apa yang sebenarnya terjadi soal ini.

Ketua DPRD, Supardi mengatakan COVID-19 bukanlah wabah biasa dan ini mengalami kenaikan yang cepat dan bukan menakut-nakuti, sehingga harus cepat diantisipasi.

baca juga: Usulan Perda untuk New Normal Perlu Evaluasi PSBB

"Keterbukaan informasi yang sudah diupdate oleh pemerintah provinsi setiap hari dan diberikan kepada masyarakat soal Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) perlu diberikan kepada masyarakat. Koordinasi itu penting artinya bukan hitungan perhari atau perjam tapi perdetik," katanya saat dihubungi di Padang, Rabu, 1 April 2020.

Ia mencontohkan ada kejadian di Pariaman, maka hal itu harus langsung konek dengan gugus di provinsi. "Sehingga ketika ada teman-teman media yang bertanya, ada satu pintu yang jelas dan transparan. Jangan ditutup-tutupi karena ini menyangkut keselamatan warga lain," jelasnya.

baca juga: DPRD Minta Pemprov Segera Realisasikan Beasiswa Dana Rajawali

Menurutnya keterbukaan dan kecepatan informasi yang diberikan oleh Satgas, termasuk juga korban yang meninggal harus dijelaskan penyebabnya. "Misal korban meninggal karena suspect jantung, namun karena tak dijelaskan, akhirnya masyarakat menilai itu karena COVID-19, sehingga kasihan kita dengan hal itu, sampai ada yang tidak melayat ke rumah duka," tuturnya.

"Sehingga ini harus dilakukan verifikasi oleh teman-teman gugus dan pihak berwenang untuk memberikan keterangan yang juga harus jelas. Kalau kejadian di kabupaten/kota, siapa yang berwenang, apakah pihak kabupaten atau provinsi. Jika provinsi tentunya ini akan sangat lama dan kejauhan sementara masyarakat ingin tahu kejelasan seperti apa sehingga cepat diantisipasi segera oleh walinagarikah atau RT atau RW setempat sehingga ini tidak digantung-gantung," paparnya.

baca juga: DPRD Sumbar Sorot Pembangunan Bidang Pertanian

Supardi juga mengingatkan bahwa satgas yang tak bisa dihubungi dan berbicara masalah jaringan yang kurang baik, tentunya itu bukanlah hal yang masuk akal. "Hari ini dengan kecanggihan teknologi, artinya kita harus memanfaatkan itu. Kejadian satu menit yang lalu harus satu pintu, sehingga jelas saat ada verifikasi atas pertanyaan masyarakat serta ada jawaban jelas dan tidak mengambang," katanya.

Ia berharap jangan sampai kejadian hari ini akan diekspos besok dan kejadian kemarin diekspos hari ini. "Sehingga menjadi tidak akurat. Semua infoprmasi harus jelas dan transparan sehingga publik paham dan yakin akan informasi yang diberikan," harapnya. (*)

baca juga: Fraksi Gerindra Minta Tiga Kepala Dinas di Sumbar Diganti

Editor: Fitria Marlina