Pulang Lihat Anak, dr Dedy: Cuma Lihat dari Luar, Tes Bacaan Surat Al-Qadri

dr Dedi Herman saat mentes hafalan sang buah hati, Rabu, 1 April 2020.
dr Dedi Herman saat mentes hafalan sang buah hati, Rabu, 1 April 2020. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Suara adzan Ashar tengah berkumandang saat sebuah pesan singkat masuk di aplikasi WhatsApp (WA) saya pada Rabu, 1 April 2020. Saat saya lihat, tertulis nama dr Dedy Herman, Sp.P.

Melihat namanya, langsung saya buka pesan itu. Dan ternyata adalah sebuah foto yang menunjukkan Beliau sedang berdiri di halaman rumah, sambil melambaikan tangan dan seperti berbicara kepada seorang gadis kecil berjilbab yang juga ada di foto tersebut.

baca juga: Rumah Ibadah Akan Dibuka Secara Bertahap di Daerah Zona Hijau

Dalam foto itu, dr Dedi tengah menyandang tas ransel dan memakai baju kemeja motif lengan pendek, sambil menggunakan masker yang dua talinya dilepas. Dalam foto itu, tampak ia tengah melambaikan tangan ke arah gadis kecil berbaju dan berkerudung coklat yang berada di lantai dua sebuah rumah.

Setelah melihat foto tersebut, langsung saya balas pesannya dan bertanya, "Huaaa, bikin haru. Sehat2 terus Dok dan semoga jadi ladang pahala setiap usaha dokter. Sempat plang kemarin dok?," tanya saya.

baca juga: Masjid di Tanah Datar Mulai Laksanakan Salat Jumat

"Cuma lihat dari luar...Tes bacaan surat Al-Qadri," jawabnya singkat. Karena penasaran, maka saya balas lagi pesan itu. "Si Dedeq udah sekolah Dok? Kelas berapa Dok? Semoga hafalannya semakin banyak dan lancar," balas saya.

Setelah dibalas, saya tahu bahwa gadis kecil berbaju coklat itu adalah anak pertamanya, yang masih sekolah di Taman Kanak-kanak (TK). "Mau masuk Sekolah Dasar (SD) tahun ini. Mau masuk 6 tahun," balasnya pendek.

baca juga: Positif Covid-19, BM Sempat Mengikuti Rapat di Kantor Bupati dan DPRD Solsel

Sedangkan anak keduanya, dituturkan baru bisa jalan dan berbicara satu-satu kata. "Si adek baru bisa jalan. Ngomong masih satu-satu," balasnya singkat.

dr Dedi menuturkan bahwa saat menjalankan tugas sebagai tenaga medis yang menangani COVID-19, ia memilih tinggal di rumah orang tuanya. Ia memilih mengisolasi diri secara mandiri agar tak menular ke istri dan anaknya.

baca juga: Setelah Diambil Sampel Swab ASN Solsel Dilarang Keluar Rumah

"Saya memilih tinggal di rumah orang tua. Ambil kamar sendiri di rumah orang tua dan tak berinteraksi. Saya takut anak dan istri terpapar karena saya. Dan sudah delapan hari tidak pulang ke rumah," katanya beberapa hari lalu saat dihubungi, Jumat, 27 Maret 2020.

Ia menuturkan bahwa dirinya saat ini tinggal di Belakang Balok dan istrinya di Kampung Cina, Bukittinggi. "Jarak sebenarnya hanya dua kilo, tapi kok sekarang rasanya jauh ribuan kilo," katanya.

Foto dr Dedy Herman sempat viral di media sosial Facebook dan Instagram. Selain foto, juga ada video yang menunjukkan dr Dedy mendengar bacaan Surat Al-Qadri sang buah hati.

Saat ini, dr Dedy Herman merupakan Wakil Satgas COVID-19 Sumbar Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi. Ia menangani langsung pasien COVID-19 bersama tenaga medis lainnya.

Ia juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan. "Rajin cuci tangan, jaga jarak, dan perkuat imun tu buh dengan menjaga pola makan sehat. Jika memang harus keluar rumah untuk urusan penting, maka setelah selesai kembalilah segera, sehingga bisa memutus mata rantai COVID-19," tuturnya. (*)

Editor: Fitria Marlina