Disperindag Sumbar Fasilitasi Gugus Tugas Beli APD Pruduk IKM Lokal

Kepala Dinas Perdagangan Sumbar Asben Hendri
Kepala Dinas Perdagangan Sumbar Asben Hendri (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dinas Perdagangan Sumatera Barat (Disperindag Sumbar) ambil bagian memfasilitasi produk Industri Kecil Menengah ( IKM ) lokal untuk penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis dalam menangani pasien COVID-19.

Kepala Dinas Perdagangan Sumbar Asben Hendri mengatakan, saat ini sudah banyak IKM yang bisa memproduksi pakaian untuk alat perlindungan diri dan masker.

baca juga: Kadis Perdagangan Padang: Kita Ingin Tes Swab hingga 2000 Orang

"Kami akan fasilitasi Gugus Tugas untuk membeli dari IKM lokal untuk didistribusikan ke rumah sakit - rumah sakit," katanya, saat dihubungi KLIKPOSITIF , Kamis, 2 Maret 2020.

Menurut Asben, walaupun agak mahal dan sedikit terbatas produksi lokal ini, namun langkah itu bisa sedikit membantu IKM ditengah hantaman ekonomi dari wabah COVID-19.

baca juga: Rumah Sakit Yang Akan Dijadikan Rujukan COVID-19 di Mentawai Rusak Parah

"Tentunya agak berbeda dengan pabrik besar yang memproduksi dalam jumlah banyak. Namun akan kita kumpulkan dari berbagai IKM . Apalagi kami dapat penugasan khusus dari Pak Gubernur," ujarnya.

Asben juta mengapresiasi kelompok masyarakat yang berinisiatif membuat dan menyumbangkan APD ke rumah sakit - rumah sakit yang membutuhkan alat pelindung tersebut.

baca juga: Kluster Pasar Raya Padang Telah Lakukan Tes Swab kepada 1772 Orang

Untuk diketahui, Seniman di Kabupaten Padang Pariaman ikut andil dalam menepis penyebaran COVID-19 di kabupaten tersebut. Para seniman bersama tim PKK Nagari Balah Hilia bahu membahu membuat Alat Pelindung Diri (APD).

Diketahui juga, APD tersebut akan didonasikan untuk 3 RSUD di Padang Pariaman dan Pariaman. Tidak hanya baju APD saja yang dibuat oleh seniman tersebut. Mereka juga membuat pelindung wajah untuk para medis.

baca juga: Update COVID-19 Sumbar per 2 Juni, Berikut Rincian 7 Penambahan Positif dan 5 Sembuh

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyokong langkah tersebut asalkan produk lokal memenuhi standar.

"Beli saja asal sesuai standar. Mahal juga ndak apa-apa agar IKM ini bisa bertahan hidup," katanya.

Nasrul mengakui, banyak permintaan APD dari daerah, selama ini menunggu kiriman dari pusat. "Kita membutuhkan banyak APD. Produk lokal ini bisa membuat," sebutnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir