Pemkab Pessel Minta Izin Provinsi Tutup Akses Jalan Strategis Ini

Jalan strategis provinsi di Kawasan Wisata Mandeh-Pessel
Jalan strategis provinsi di Kawasan Wisata Mandeh-Pessel (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat meminta kepada pemerintah provinsi setempat, untuk menutup jalan strategis provinsi Teluk Kabung-Mandeh, agar mengefektikan perbatasan selektif, di daerah itu.

Permintaan tersebut tertulis dalam surat permohanan izin Bupati Pesisir Selatan nomor: 100/003/GTC/IV/2020, dengan perihal memohon izin menutup jalan strategis provinsi tertanggal 1 April 2020 lalu.

baca juga: Arsul Sani: Polri Harus Hati-Hati dalam Upaya Paksa Penindakan Non Jatras

Surat permohanan itu ditujukan kepada Gubenur Sumatera Barat, sebagai langkah dalam mengantisipasi penyebaran coronavirus (COVID-19). Jika disetujui maka akan diberlakukan segara mulai Kamis 2 April 2020 ini.

Kabag Humas dan Protokoler Pesisir Selatan, Rinaldi membenarkan permintaan tersebut, sebagai permohanan dalam mengefektikan perbatasan selektif. Sebab, disinyalir jalur yang merupakan alternatif ke kawasan Mandeh itu, terpantau ramai dilalui masyarakat.

baca juga: Gede Widiade Ungkap Wacana Pembentukan Operator Baru Liga 2

"Karena dengan ditutupnya jalan tersebut, pintu masuk ke Pessel dari arah kota Padang hanya satu yaitu Batas kota Padang di Siguntur. Dan pemantauan akan lebih efektif," ungkapnya saat dikonfirmasi KLIKPOSITIF .

Ia menjelaskan, saat ini untuk segera bisa memberlakukan permintaan tersebut, pihaknya masih menunggu izin dari provisi. Sebab, untuk memberlakukan perlu izin dari provinsi, karena jalur tersebut merupakan jalur strategis provinsi.

baca juga: Disparpora Bukittinggi: Semua Pengunjung Wajib Pakai Masker

"Karena selama ini ditemukan banyak pendatang masuk ke Pessel melalui jalur Jalan Teluk Kabung Mandeh, sehingga tidak melewati pos pemantauan yang ada di batas kota yang ada di Siguntur. Akibatnya tidak terpantau. Jadi, jika sudah dapat izin, pemantauan akan bisa dioptimalkan," tutupnya.

Diketahui, akses yang diminta tutup Pemkab Pessel ini bukan akses jalan nasional atau jalan utama Padang- Pessel . Tapi, akses alternatif di Kawasan Wisata Mandeh via Padang dan sebalik dari Pessel ke Padang.

baca juga: Legislator Kritik Syarat Pengajuan Calon Kepala Daerah pada Draft RUU Pemilu

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri