Pemkab Solsel: Belajar Dirumah Diperpanjang

Plt. Bupati Solsel Abdul Rahman
Plt. Bupati Solsel Abdul Rahman (ist)

SOLSEL KLIKPOSITIF - Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan memperpanjang masa libur sekolah atau belajar dari rumah seiring dengan semakin merebaknya wabah COVID-19.

"Perpanjangan masa libur atau belajar dari rumah berlaku bagi seluruh jenjang pendidikan SMA, SMP, SD, MI SLB, PKBM se Solok Selatan hingga 17 April 2020 mendatang," Kata Kabag Humas dan Protokol Setda Solsel Firdaus Firman.

baca juga: DPR : Penerapan New Normal Tetap di Tangan Pemerintah, Bukan Militer

Dia menyebutkan Keputusan perpanjangan masa libur tersebut tercantum pada Instruksi Bupati Nomor 900/14/BUP-2020 tentang penanganan dampak corona virus disease 2019 (Covid 19) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.

"Selama kegiatan pembelajaran di rumah, peserta didik dilarang melakukan aktifitas di luar rumah atau berkumpul ke tempat umum atau keramaian,"katanya

baca juga: Bupati Lima Puluh Kota Canangkan Era Kenormalan Baru di Lima Puluh Kota.

Dia menambahkan, Plt. Bupati berharap kepada setiap orang tua peserta didik untuk memantau dan mendampingi anaknya selama kegiatan belajar di rumah.

"Bagi peserta didik yang kedapatan berada di tempat fasilitas umum/keramaian tanpa didampingi orang tua akan ditindak oleh Satuan Polisi Pamong Praja," jelasnya.

baca juga: Pulang dari Jakarta, Seorang Warga Sungai Geringgiang Pariaman Positif COVID-19

Dia menambahkan pengecualian dalam penindakan jika ada hal-hal penting yang menyebabkan peserta didik tersebut harus keluar rumah.

Dia melanjutkan tenaga pendidik (guru) diharapkan agar memberikan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

baca juga: Bertambah 993 Orang, 30.514 Orang Positif Corona di RI

Dia mengungkapkan sebelumnya telah diberlakukan masa belajar dari rumah terhitung sejak 21 Maret sampai 3 April 2020.

"Perpanjangan masa belajar dari rumah ini berlaku sejak tanggal 4 sampai 17 April 2020," katanya.

Dia menyebutkan himbauan saat masa belajar dari rumah pertama tidak ada pelajar yang ditindak karena kedapatan berkumpul atau berada ditempat umum.

"Kita berharap selama perpanjangan masa belajar dari rumah himbauan ini juga dipatuhi, intinya mari bersama kita lawan COVID-19," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Eko Fajri