Jadi Rumah Sakit Khusus Covid-19, RSUD Rasidin Hanya Miliki 2 Dokter Paru

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani (Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF - RSUD Rasidin jadi rumah sakit khususuntuk merawat pasien Covid-19. Namun rumah sakit milik Pemko Padanh tersebut masih kekurangan tenaga medis.

"Untuk tenaga medis masih dibicarakan dengan pak gubernur. Karena untuk penanganan Covid-19, tidak hanya kita dari Kota Padang , tetapi juga disuport oleh provinsi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang , Feri Mulyani, Kamis 2 April 2020.

baca juga: Pulang dari Rantau, Satu Orang Warga Lima Puluh Kota Positif COVID-19

Menurutnya, dokter spesialis paru dan beberapa dokter lainnya yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 di RSUD Rasidin akan dibantu oleh dokter yang berada di daerah.

"Saat ini ada 42 orang dokter spesialis di RSUD Rasidin," lanjutnya

baca juga: Difasilitasi KPK, 10 Saksi Diperiksa Secara Online di Sidang Dugaan Korupsi Alkes RSUD Rasidin Padang

Dari 42 orang dokter spesialis yang ada di RSUD Rasidin saat ini, hanya sebanyak tujuh orang spesialis untuk penanganan Covid-19.

"Di RSUD saat ini ada dua orang spesialis paru, tiga orang spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan ada dua orang spesialis patologi klinik," lanjutnya.

baca juga: DPR : Penerapan New Normal Tetap di Tangan Pemerintah, Bukan Militer

Sementara untuk daya tampung sendiri di RSUD Rasidin Padang, ada tujuh ruang isolasi yang disediakan.

"Kalau untuk pasien yang tidak diisolasi itu kami memiliki 112 tempat tidur. Karena pasien yang saat ini dirawat kami pindahkan sementara ke rumah sakit lain," sambungnya.

baca juga: Bupati Lima Puluh Kota Canangkan Era Kenormalan Baru di Lima Puluh Kota.

Sementara itu, pasien yang biasanya kontrol di RSUD Rasidin juga akan dipindahkan ke Rumah Sakit lain dengan dokter yang sama.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Rezka Delpiera