Warga Miskin Terdampak COVID-19 di Payakumbuh Akan Terima Bantuan Beras

Sekda Kota Payakumbuh, Rida Ananda.
Sekda Kota Payakumbuh, Rida Ananda. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyiapkan sekitar 123 ton beras untuk dibagikan kepada warga miskin yang terdampak oleh wabah virus Corona atau COVID-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh , Rida Ananda menyebut, pihaknya memprediksi akan ada dampak sosial yang dirasakan sebagian masyarakat atas pandemi COVID-19.

baca juga: Imbas PSSB, Volume Sampah Ramadan dan Lebaran di Payakumbuh Menurun Dibandingkan Tahun lalu

"Beras itu kita berikan kepada masyarakat miskin di luar yang mendapat bantuan sembako dan PKH (Program Keluarga Harapan). Itu jumlahnya sekitar 15 persen dari jumlah masyarkat miskin, yaitu sekitar 6.600 jiwa," kata Rida Ananda, Jumat (3/4).

Warga miskin yang terdampak COVID-19 itu, kata Rida, adalah mereka yang sebelumnya berpenghasilan cukup, sekitar Rp80 ribu perhari. Namun karena adanya pademi COVID-19, penghasilannya menurun drastis sekitar Rp30 ribu atau Rp40 ribu.

baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Gugus Tugas Payakumbuh Tetap Imbau Warga Jaga Protokol Kesehatan

"Perorang 9 kg. Hal itu didasarkan atas hitungan makan perorang 400 gram sekali makan kalau dikalkulasikan. Jadi kalau di keluarga itu ada lima orang, maka mereka menerima 45 kg," jelasnya.

Sampai saat ini, pihak Pemko Payakumbuh memiliki stok beras sekitar 123 ton. Rinciannya, 100 ton di Bulog dan 23 ton dari cadangan pangan.

baca juga: Besok, Pasar Ternak Payakumbuh Kembali Dibuka

"Kalau hitungannya jumlah itu cukup untuk sekitar 6600," terang Rida.

Untuk penanganan COVID-19 sendiri, Pemko Payakumbuh melakukan penggalangan dana dari masyarakat. Nantinya akan ada edaran wali kota terkait hal itu.

baca juga: Camat Latina: Penerima Bansos Pemko Payakumbuh Harus Tepat Sasaran

"Rekening sudah kita buka. ASN tidak diwajibkan tapi kami ajak, disisihkan sebagian pendapatan untuk masyarakat yang terdampak sosial," pungkasnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat