Pemko Payakumbuh Siapkan Tiga Gedung untuk Tempat Isolasi OPD "Nakal"

Sekda Kota Payakumbuh, Rida Ananda bersama Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan.
Sekda Kota Payakumbuh, Rida Ananda bersama Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyediakan tiga gedung untuk digunakan sebagai tempat isolasi bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) virus Corona atau Covid-19 yang "nakal" dan tidak mengindahkan imbauan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

Tiga gedung yang disiapkan sebagai tempat isolasi tersebut adalah, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kelurahan Padang Tangah, Kecamatan Payakumbuh Timur, Balai Latihan Kerja (BLK) Kel. Subarang Batuang Kec. Payakumbuh Barat, dan Balai Pelatihan Peternakan dan Kesehatan Hewan (BPPKH) Prov. Sumatera Barat di Kel. Ibuh, Kec. Payakumbuh Barat.

baca juga: Pemkab Agam Kembali Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga 20 Juni

"Di tiga gedung tersebut ada 65 kamar yang dapat digunakan menjadi ruang isolasi," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh , Rida Ananda, Jumat (3/4).

Diterangkan Rida, pihak Pemko Payakumbuh bersama Polres Payakumbuh sudah melakukan peninjauan untuk mengetahui kondisi tiga gedung tersebut.

baca juga: Imbas PSSB, Volume Sampah Ramadan dan Lebaran di Payakumbuh Menurun Dibandingkan Tahun lalu

"Kemaren saya bersama pak Kapolres sudah melihat langsung kondisinya. Gedung tersebut layak untuk digunakan. Nanti segala kebutuhannya akan kita tindak lanjuti dan akan kita rapatkan," katanya.

Diterangkannya, sampai sejauh ini masih ada beberapa warga Payakumbuh yang berstatus OPD tapi belum mengindahkan imbauan pemerintah daerah untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

baca juga: Ini Riwayat Perjalanan WNA di Sumbar yang Positif COVID-19

"Jadi tujuan kita mengadakan ini (tempat isolasi) untuk ODP Covid-19 karena masih ada yang tidak mengindahkan imbauan dan tetap keluar dari rumah," terangnya.

Rida mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi ODP Covid-19 yang ada di daerahnya karena itu pihaknya sekarang telah memasang stiker di rumah ODP.

baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Sumbar 567 per 1 Juni, Persentase Sembuh di Angka 47,09 Persen

"Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam pengawasan ini. Apabila masih ada ODP yang berkeluyuran, laporkan ke puskesmas atau petugas kita," katanya.

Terpisah, Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan ketiga gedung itu untuk digunakan sebagai gedung isolasi OPD Covid-19.

"SKB memiliki 24 unit kamar dengan kondisi baik dengan perkiraan masing-masing kamar dapat diisi setidaknya dua tempat tidur. Untuk BLK memiliki 1 ruangan yang dapat dipakai dan dengan kondisi baik," katanya. (*)

Editor: Taufik Hidayat