Bersinergi Lawan COVID-19, Sumbar- Riau Buat Posko Pemantauan di Perbatasan

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat kunjungi Perbatasan Sumbar-Riau bersama Wakil Gubernur Riau dan Bupati Kampar.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat kunjungi Perbatasan Sumbar-Riau bersama Wakil Gubernur Riau dan Bupati Kampar. (Instagram @irwanprayitno)

LIMA PULUH KOTA, KLIKPOSITIF -Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kunjungi perbatasan Sumbar- Riau di daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat 3 April 2020.

Dalam kunjungan tersebut, Irwan Prayitno juga didampingi Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto.Gubernur Sumbar mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan provinsi tetangga, Riau .

baca juga: Pasien Positif 11 Asal Tanah Datar Dinyatakan Sembuh COVID-19

Ia menjelaskan koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah menghambat penyebaran COVID-19 di Sumatera Barat khususnya di perbatasan Sumbar- Riau .

"Kami telah berkoordinasi dengan Pemprov Riau dalam pembatasan selektif bagi yang akan masuk ke Sumbar untuk dilakukan pengawasan dan pemeriksaan oleh tim pada Posko yang telah disiapkan di jalur perbatasan ," kata Irwan Prayitno didampingi Kasatpol PP Sumbar Dedy Dianto Lani dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota Joni Amir.

baca juga: Bertambah 5, Total Sembuh Corona Sumbar Capai 277 per 3 Juni

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution berharap kepada Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Dandim 0313 KPR Letnan Kolonel Inf Aidil Amin dan Kapolres Kampar AKBP Muhammad Kholid serta seluruh stakeholder terkait dapat berkoordinasi dengan baik dalam menjalankan posko terpadu di wilayah perbatasan nantinya.

"Kita akan membentuk satgas terpadu sistem pengendalian ODP maupun PDP yang akan melintas masuk maupun keluar masuk Riau melalui posko diperbatasan. Semua tempat masuk yang berbatasan dengan Riau akan kita bentuk pos seperti ini," kata Edi Natar Nasution di Rimbo Data, Kabupaten Lima Puluh Kota.

baca juga: Periksa 593 Spesimen, Kasus Positif COVID-19 Sumbar Bertambah 9 per 3 Juni

Menurutnya, pertemuan yang dilakukan di perbatasan tersebut bertujuan memantau persiapan penanganan posko terpadu agar setiap orang yang keluar dan masuk di kedua wilayah dapat terdata serta memiliki riwayat perjalanan hingga ke tempat tujuannya. Kemudian diimbau kepada pendatang untuk mengisolasi diri secara mandiri ketika tiba di lokasi tujuannya karena telah berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP).

Secara terpisah, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto mengaku siap mendukung kebijakan Provinsi Riau karena secara teknis semuanya sudah jelas prosedur penanganan seperti apa yang harus dilakukan. Ia menambahkan setiap orang yang akan melintas di antara kedua wilayah nantinya akan diberikan riwayat perjalanan dan laporan kesehatan sehingga setibanya di lokasi tujuan Pemerintah di lingkungan tinggal masyarakat tersebut dapat mengetahui orang tersebut dalam status ODP

baca juga: Belajar Dari Pasar Raya Padang, Swab Tes Akan Dilakukan Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Payakumbuh

"Dalam rangka mengendalikan penyebaran mata rantai Virus Corona maka setiap orang yang memasuki wilayah Riau melalui wilayah perbatasan Kampar harus melalui tahapan Pemeriksaan kesehatan yang ada di posko ini. Kami mendukung langkah Provinsi Riau dalam pendirian posko ini," ujarnya.

Di wilayah Sumbar saat ini tercatat 14 orang dinyatakan positif. Sedangkan di Riau saat ini tercatat 7 orang positif diantaranya 1 sembuh dan 6 lainnya masih dirawat dan 1 pasien PDP meninggal dunia.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera