Gubernur Sumbar: Pemeriksaan di Perbatasan Cegah Masuknya COVID-19 Melalui Pemudik Pulang Kampung

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat meninjau posko perbatasan Sumbar - Jambi
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat meninjau posko perbatasan Sumbar - Jambi (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus berupaya untuk menekan penyebaran Corona virus Disease 2019 (COVID-19), diantaranya dengan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang masuk di batas Provinsi Sumbar dengan provinsi Riau.

Posko pemeriksaan lintas provinsi dijaga oleh petugas pemeriksaan kesehatan, personil Satpol PP, BPBD dan instansi terkait.

baca juga: Kadis Perdagangan Padang: Kita Ingin Tes Swab hingga 2000 Orang

Gubernur SumbarIrwan Prayitno menyatakan, proteksi ketat di wilayah perbatasan menjadi salah satu upaya untuk menyetop penyebaran COVID-19. Semua kendaraan yang melintas wajib berhenti untuk diperiksa, penumpang dan supirnya, termasuk masyarakat yang melintas batas provinsi tersebut wajib dicek kesehatannya oleh aparat gabungan.

"Tim personil yang ditempatkan di wilayah perbatasan membedakan sesuai dengan kategori yang dialami pengunjung, dengan tujuan memastikan para pendatang tidak terkontaminasi dengan Corona," jelasnya, Sabtu, 4 April 2020 .

baca juga: Rumah Sakit Yang Akan Dijadikan Rujukan COVID-19 di Mentawai Rusak Parah

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan suhu badan serta pengecekan kesehatan ringan lainnya, dan juga penyemprotan disinfektan dan dilanjutkan dengan mengisi formulir data yang telah disediakan oleh petugas.

"Dengan adanya posko ini diharapkan dapat mencegah penularan Covid-19 melalui pemudik yang pulang kampung," ucapnya.

baca juga: Kluster Pasar Raya Padang Telah Lakukan Tes Swab kepada 1772 Orang

Selain itu, gubernur berpesan kepada petugas di lapangan agar menjaga kesehatan dengan baik, dan pergunakan alat-alat sesuai dengan kebutuhan, terutama bagi petugas pemeriksaan bagi warga yang baru datang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau Edy Nasution mengimbau masyarakat Kampar untuk bersama membantu pemerintah dengan cara tidak keluar rumah.

baca juga: Update COVID-19 Sumbar per 2 Juni, Berikut Rincian 7 Penambahan Positif dan 5 Sembuh

"Saya mengimbau masyarakat agar tetap dirumah saja, kalau tidak ada kepentingan lebih baik di rumah saja, hindari berkumpul, itu sudah termasuk membantu pemerintah," ungkap Edy Nasution.

"Semua perbatasan ini kita lakukan pemeriksaan terhadap warga yang datang dan pergi, guna memastikan pemeriksaan dengan baik dan tidak terinveksi penyakit Corona," tambahnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir