Bertambah, Jumlah PDP di Pasbar Jadi Lima Orang

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ) bertambah 2 orang terkait Corona Virus Disease (COVID-19) didaerah itu, pada Sabtu (4/4/2020) sore.

"Dengan penambahan tersebut, jumlah PDP terkait COVID-19 di Pasbar menjadi 5 orang," kata Juru Bicara Satuan Gugus Tugas COVID-19 Dinkes Pasbar , dr Gina Alecia saat dihubungi KLIKPOSITIF .

baca juga: Ambulans Berisi Jenazah Tabrakan dengan Ertiga di Sarik Pasbar

Ia menyebut, saat ini kondisi kelima pasien PDP dalam keadaan stabil dirawat di ruang isolasi RSUD Jambak. "Kita berharap semuanya cepat sehat dan negatif dari Covid-19," sebutnya.

Selain melakukan perawatan terhadap kelima PDP ini diruang isolasi RSUD. Dua orang diantaranya sudah diperiksa Swab dan sudah dikirim ke Laboratorium Unand Padang. Terhadap 3 orang PDP lagi, rencana akan diperiksa setelah logistik datang.

baca juga: Disparpora Bukittinggi: Semua Pengunjung Wajib Pakai Masker

"Kemungkinan paling lambat terhadap ketiga pasien ini, pada Senin (6/4) sudah diperiksa," ungkapnya.

Kemudian untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), Gina menerangkan, saat ini ada tercatat sebanyak 100 ODP dan dari total tersebut, 10 orang diantaranya telah selesai dilakukan pemantauan dan dinyatakan sehat. Namun 1 ODP naik status jadi PDP, sehingga ODP yang masih dipantau sebanyak 89 orang.

baca juga: Perekonomian Kota Padang Merosot Selama Pandemi

Lanjutnya, sedangkan untuk perlakuan terhadap seluruh ODP itu, masih dilakukan isolasi secara mandiri dirumah masing-masing dan pihaknya terus memantau kondisi perkembangan kesehatan mereka.

Meski bertambah jumlah ODP dan PDP, kata Gina, untuk kasus positif corona hingga kini masih nihil. Sedangkan terhadap warga pelaku perjalanan sudah mencapai 2.300 orang lebih, sejak diberlakukannya pemeriksaan ketat dikawasan perbatasan.

baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Gugus Tugas Payakumbuh Tetap Imbau Warga Jaga Protokol Kesehatan

Untuk itu pihaknya berharap, bagi warga yang baru datang dari daerah yang terjangkit, hendaknya melapor dan melakukan cek kesehatan. Kemudian diminta untuk isolasi atau karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

"Jika demam segera melapor ke tenaga kesehatan, jangan menahan diri karena ini untuk kebaikan bersama" harapnya.

Sebelumnya, dr Gina Alecia mengatakan, jumlah ODP di Kabupaten Pasaman Barat pada Jumat (3/4/2020) sebanyak 92 orang, 3 orang PDP, 9 orang Sehat dan 1 orang Negatif.

Catatan Redaksi: Bagi anda warga Kebupaten Pasaman Barat yang merasakan gejala demam tinggi, batuk, nyeri tenggorokan dan sesak nafas, hubungi Call Center COVID-19 Kabupaten Pasaman Barat di nomor 081363206072, 081396045210, 081219074430 dan 085263011244.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri