Nasrul Abit Minta Polisi Tuntaskan Kasus Penganiayaan Kepala Kampung di Pessel

Wagub Sumbar Nasrul Abit
Wagub Sumbar Nasrul Abit (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meradang saat mendapat informasi kepala kampung di Koto Rawang, Nagari Lakitan Timur, Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan dianiaya saat mensosialisasikan dampak bahaya Coronavirus Disiase (COVID-19).

Untuk itu, mantan Bupati Pesisir Selatan dua periode tersebut meminta kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus penganiayaan terhadap seorang kepala kampung di Koto Rawang, Nagari Lakitan Timur, Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan beberapa hari lalu.

baca juga: BPJamsostek Cabang Padang Berikan Bantuan APD kepada RS Unand

Kepala Kampung Koto Rawang yang diketahui bernama Bakhtiar itu, dianiaya oleh seorang warga lantaran saat yang bersangkutan mensosialisasikan dampak bahaya Coronavirus Disiase (COVID-19). Pelaku berinisial "EM", menganiaya Bakhtiar lantaran tidak terima ditegur untuk tidak berkumpul dan bermain domino.

"Dia adalah Kepala Kampung Koto Rawang. Kemarin saya sudah telpon Camatnya dan juga anggota DPRD setempat. Pelaku harus diusut ke Polisi. Kalau tidak ditangkap pelakunya, saya yang akan lapor ke Polda Sumbar,"tegas Nasrul Abit , Minggu 5 April 2020.

baca juga: PSBB Jilid III, Camat Payakumbuh Selatan Siap Disiplinkan Warga di 6 Kelurahan

Informasi yang saya terima lanjut Nasrul, pelaku penganiayaan saat ini sudah ditangkap dan di tahan di Mapolsek setempat. Meski demikian, saya meminta kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus ini. Karena ini, perbuatan yang tidak bisa dibenarkan. Apalagi, kepala kampung tersebut mensosialisasikan dampak bahayanya Corona ini.

"Kemarin siang waktu saya ke lapangan, saya dapat kabar bahwa tersangka sudah ditahan di Polsek. Tujuan kepala Kampung itu baik. Dia memberi tahu bahaya COVID-19. Jangan kumpul-kumpul. Ini malah terjadi kekerasan. Itu perbuatan pelaku tidak bisa dibenarkan,"kata Nasrul Abit .

baca juga: DPRD Sumbar Sambut Baik Wacana Perda New Normal oleh Gubernur

Dia kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat, untuk tidak main-main terhadap ancaman penyebaran COVID-19. Ikutilah seluruh instruksi dari pemerintah. Karena jika tidak, maka pemerintah juga akan kewalahan mengantisipasi dan menangani penyebaran COVID-19 ini.

"Sekali lagi saya sampaikan, tujuan kepala kampung itu memberitahu jangan kumpul-kumpul. Ini malah terjadi kekerasan. Yang tersangka, berarti melanggar maklumat Kapolri. Alhamdulillah, tersangka sudah ditahan,"tutup Nasrul Abit . (*)

baca juga: Perpanjang PSBB, Pemkab Pasbar Persiapkan Hal Ini

Editor: Joni Abdul Kasir