Bantuan Beras untuk Warga di Sikilang Pasbar Berulat, Kepala Dinsos Kaget

Salah satu Beras bantuan yang diterima masyarakat Sikilang
Salah satu Beras bantuan yang diterima masyarakat Sikilang (Kasmanedi)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Penerima manfaat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari Persiapan Sikilang, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ) menerima bantuan beras dari pemerintah.

Namun beras yang didistribusikan, Minggu (5/4/2020) siang ke masyarakat tersebut, dalam keadaan berulat. Penerima bantuan, merupakan warga dalam data Basis Data Terpadu (BDT).

baca juga: 32 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Terbuka di Pasbar Jalani Tes Swab

Citra (35) warga Nagari Persiapan Sikilang mengatakan, sebanyak 8 kilogram beras bantuan diterimanya. Namun beras yang diterima Citra dan warga lainnya dalam keadaan berulat.

"Kami baru mengetahui setelah membuka sak beras di rumah. Beras seperti ini, jelas tidak layak di konsumsi manusia," katanya

baca juga: Terkait COVID-19, Dua Pegawai Lapas Terbuka Kelas II B Pasaman di Tes Swab

Ia menjelaskan, ada sekitar 300 penerima bantuan beras tersebut. Mayoritas penerima bentuan beras tersebut dalam keadaan berulat. Pihaknya pun telah melaporkan, bahwa beras bantuan yang diterima dalam keadaan berulat.

"Kami sudah melaporkan ke petugas nagari setempat, namun belum ada tanggapan hingga saat ini. Kami harap Pemda Pasbar untuk melihat bantuan beras berulat yang kami terima ini," jelasnya.

baca juga: Dua Pengedar Ganja Diamankan di Pasbar

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat membenarkan adanya pendistribusian beras bantuan terhadap warga di Sikilang. Namun ia terkejut, jika beras yang diserahkan itu dalam keadaan berulat dari pihak bulog .

"Saya sudah mendapat laporan terkait beras berulat ini, tadi saya sudah memerintahkan kepada pihak nagari setempat untuk memeriksa beras berulat ini. Jika benar kumpulkan semua," katanya kepada KLIKPOSITIF , Minggu (5/4/2020) malam.

baca juga: Polisi Benarkan Laporan PDIP Soal Dugaan Peyebaran Hoaks Terkait Puan Maharani di Pasbar

Ia juga menyebut bahwa bulog telah dihubungi untuk turun dan memeriksa beras yang didistribusikan kepada masyarakat Sikilang. Selain itu, ia juga meminta untuk mengganti seluruh beras yang tidak layak dikonsumsi ini.

"Besok pagi saya ke Sikilang untuk memastikan, jika laporan ini benar, semua beras harus diganti, dan tadi sudah saya tegaskan ke pihak bulog untuk turun melihat langsung, serta membawa beras pengganti yang layak dikonsumsi," sebutnya.

Ia berharap peristiwa seperti tidak terjadi lagi. Selain masyarakat sedang dilanda rasa waspada terhadap COVID-19, tentu dengan adanya kejadian seperti ini sangat disesalkan.

"Saya kasian kepada warga, jika benar harus menerima beras tidak layak konsumsi seperti ini," imbuh Yonnisal.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera