Ramadan Tahun Ini Tidak Ada Pasar Pabukoan di Payakumbuh

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh meniadakan Pasar Pabukoan pada Ramadan 2020/1441 H. Kebijakan itu diambil untuk membatasi penyebaran virus COVID-19.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh , Dahler mengatakan, pihaknya telah mengkonsultasikan keputusan itu dengan Wali Kota Riza Falepi yang juga Ketua Gugus Tugas COVID-19 Payakumbuh .

baca juga: Jelang Penerapan New Normal, DPRD Payakumbuh Gelar Rapat Pansus

"Pasar pabukoan identik dengan keramaian, orang yang datang berduyun-duyun ke sana, pemerintah sudah meniadakan kegiatan keramaian karena dikhawatirkan merebaknya virus Corona," kata Dahler menjelaskan alasan pihaknya meniadakan pasar tahunan di Payakumbuh tersebut, Senin (6/4).

Sampai sejauh ini, langkah-langkah antisipasi untuk membatasi penyebaran COVID-19 terus dilakukan Pemko Payakumbuh , diantaranya dengan tidak lagi membuka pasar ternak dan pasar mingguan.

baca juga: Kodim 0306/50 Kota Renovasi 10 Rumah Veteran dan Warga Miskin di Suliki

"Bila pasa pabukoan dibuka maka hal ini menyangkut beberapa hal, pertama kalaupun ada yang berjualan, belum tentu ada orang membeli. Dan jika animo masyarakat untuk berbelanja tinggi, dikhawatirkan merebaknya penularan COVID-19, pemerintah tidak mau mengambil resiko," kata Dahler.

Dahler berharap masyarakat bisa maklum dengan kebijakan ini, baik pedagang yang setiap tahun berdagang di pasar pabukoan , maupun warga yang suka berbelanja kebutuhan berbuka saat Ramadan.

baca juga: Pedagang Pasar Payakumbuh Ajukan Sejumlah Syarat Pada Pemko Sebelum Dilakukan Swab Massal

"Semoga saja dengan antisipasi ini dapat menyelamatkan kita dari bahaya COVID-19, kita berharap di Payakumbuh , Sumbar, Indonesia, bahkan di dunia ini masalah ini cepat berlalu dan sebelum masuk puasa kita berikhtiar semoga virus ini berakhir," pungkasnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat