Pemkab Pasbar Distribusikan 102 Tangki Air Untuk Wadah Disinfektan

Tanki Air kapasitas 1.200 liter yang akan disalurkan
Tanki Air kapasitas 1.200 liter yang akan disalurkan (BPBD Pasbar)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Sebanyak 102 unit tangki air dengan kapasitas 1.200 liter telah didistribusikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ).

"Tangki air itu didistribusikan untuk seluruh kantor camat, kantor wali nagari atau desa dan wali nagari persiapan," sebut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat , Decky Harmiko Sahputra, Senin (6/4/2020).

baca juga: Polisi Benarkan Laporan PDIP Soal Dugaan Peyebaran Hoaks Terkait Puan Maharani di Pasbar

Ia mengatakan, tangki tersebut akan digunakan sebagai tempat atau wadah cairan disinfektan, yang nantinya digunakan untuk mensterilkan lingkungan sekitar.

"Kami harap pemerintah kecamatan, nagari dan kejorongan serta para relawan bersama-sama dapat proaktif untuk mensterilkan lingkungan setempat seperti kantor, pasar, masjid dan fasilitas umum lainnya," kata Decky.

baca juga: Diduga Sebarkan Gambar dan Pesan Hoaks Puan Maharani, Ketua DPRD Pasbar Dipolisikan

Selain itu ia menjelaskan, masyarakat bisa mengambil cairan disinfektan ini secara gratis tanpa dikenakan biaya. Masyarakat diminta untuk menyemprotkan disinfektan itu terhadap benda-benda yang sering disentuh di rumah masing-masing.

Decky mengingatkan, cairan disinfektan hanya untuk benda mati bukan untuk badan. "Perlu diingat, hanya untuk benda mati. Mari bersama bersih kan lingkungan sekitar tempat kita," terangnya.

baca juga: Pasca Protes Masyarakat Air Haji Pasbar ke PT Agrowiratama, Ini Hasil Pertemuannya

Untuk itu mengimbau agar menjaga kebersihan, dengan sering-sering cuci tangan pakai sabun dan melakukan pola hidup sehat, olah raga serta patuhi dan ikuti edaran dan imbauan dari pemerintah.

"Ini waktu kita bersatu untuk bersama berjuang melawan COVID-19. Jangan keluar rumah kecuali ada urusan penting, tetap jaga jarak selama diluar agar terhindar dari virus ini," imbau Decky.

baca juga: Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UNRI Melalui Edukasi COVID-19 dan Pemberian Masker di Nagari Jonggor Pasbar

Ia berharap, bagi warga yang baru datang dari daerah yang terjangkit, hendaknya melapor dan melakukan cek kesehatan. Kemudian diminta untuk isolasi atau karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

"Jika demam segera melapor ke tenaga kesehatan, jangan menahan diri karena ini untuk kebaikan bersama," harapnya.

Catatan Redaksi: Bagi anda warga Kebupaten Pasaman Barat yang merasakan gejala demam tinggi, batuk, nyeri tenggorokan dan sesak nafas, hubungi Call Center COVID-19 Kabupaten Pasaman Barat di nomor 081363206072, 081396045210, 081219074430 dan 085263011244.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Haswandi