RSUP M DJamil: Orang yang Pingsan di Jalan Permindo Padang Tidak Terkait COVID-19

Petugas Saat Penanganan Perempuan Tersebut di Jalan Permindo Padang
Petugas Saat Penanganan Perempuan Tersebut di Jalan Permindo Padang (Screenshot video)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP Dr M Djamil Padang Gustavianof mengatakan, perempuan yang dievakuasi di Jalan Permindo, Kota Padang sama sekali bukan penderita COVID-19.

Diketahui, video perempuan tersebut tersebar di media sosial terutama grup Whatsapp. Perempuan tersebut dievakuasi oleh sejumlah petugas sesuai dengan protokol COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap menggunakan mobil ambulance.

baca juga: Penjelasan Ahli Epidemiologi Unand Terkait Positif COVID-19 Tanpa Riwayat Kontak dan Perjalanan

"Yang bersangkutan sampai ke RSUP sekitar 11.00 WIB tadi," kata Gustavianof, Selasa (7/4/2020).

Gustavianof menambahkan, perempuan tersebut langsung ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) oleh tim dokter, kemudian melakukan pemeriksaan dan uji laboratorium.

baca juga: Pemerintah Akan Terbitkan Protokol Kesehatan bagi Atlet

"Setelah diperiksa, ternyata tidak ditemukan gejala seperti COVID-19. Dia tidak batuk, tidak demam, dan tidak sesak napas," ujarnya.

Ia melanjutkan, setelah dua jam di IGD, yang bersangkutan sudah bisa kembali duduk dan berjalan. Dari pengakuannya sendiri, pasien tadi pagi memakan obat penenang dengan intensitas cukup tinggi. "Karena pasien sudah kembali membaik, pasien sudah diperbolehkan pulang," ujarnya lagi.

baca juga: Indonesia Gandeng China dan Korea Kembangkan Vaksin COVID-19

Gustavianof menyebut, pihaknya sudah berusaha menghubungi nomor kontak keluarga yang dikasih oleh perempuan tersebut. Namun belum ada jawaban.

"Dari pengakuannya, dia tinggal di Kecamatan Lubug Begalung dan berusia 50 tahun," ungkapnya.

baca juga: Polres Sijunjung Serahkan Bantuan 10 Ton Beras ke Masyarakat Terdampak COVID-19

Terkait penanganannya yang sesuai protokol COVID-19, Gustavianof menjawab, sebagai bentuk kesiapsiagaan.(*)

Editor: Muhammad Haikal