Work From Home, Ratusan Peserta Se-Indonesia Ikuti Sayembara Logo 50 Tahun Kota Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi dan Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi dan Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz (Humas Pemko Payakumbuh)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -Sebanyak 449 karya se-Indonesia ikuti Sayembara Logo 50 Tahun Kota Payakumbuh. Jumlah ini disampaikan oleh Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Selasa 7 April 2020 setelah sebelumnya menutup pengiriman karya pada Minggu 6 April 2020 lalu.

Erwin Yunaz mengatakan sayembara logo tersebut juga salah satu langkah Pemko Payakumbuh mengajak masyarakat untuk Work From Home (WFH). Hal ini menyusul Pandemi COVID-19 yang terus meningkat dan membuat masyarakat harus #DiRumahAja dengan tidak keluar rumah kalau tidak mendesak.

baca juga: Pulang dari Rantau, Satu Orang Warga Lima Puluh Kota Positif COVID-19

"Tentunya kita semua harus memerangi COVID-19 ini, tapi perlu kita ingat bahwa masa depan pasti terbuka. Sehingga untuk mengisi waktu masyarakat di rumah maka Sayembara Logo 50 Tahun Kota Payakumbuh ini sangat cocok dilakukan di rumah dan masyarakat cukup mengirimkan karyanya ke email yang telah kita tentukan sebelumnya," kata Erwin Yunaz.

Sayembara logo ini sendiri telah dimulai sejak 2 Maret 2020 lalu dan berakhir pada 31 Maret 2020. Namun Pemko Payakumbuh memperpanjang waktu pengiriman karya hingga Minggu 6 April 2020 pukul 23.59 WIB lalu.

baca juga: DPR : Penerapan New Normal Tetap di Tangan Pemerintah, Bukan Militer

"Alhamdulillah, ini adalah pencapaian yang luar biasa dalam sayembara logo yang dilakukan pemerintah, khususnya Payakumbuh. Laporan dari Panitia, hingga batas waktu yang ditentukan tercatat sebanyak 449 karya masuk ke email panitia," ujar pasangan Wali Kota Riza Falepi tersebut.

Untuk penjurian, Erwin menjelaskan bahwa ada 5 orang juri yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Selain dirinya, penjurian ini juga akan dinilai oleh Brand Activator Sumbar Satria Haris yang juga merupakan Deputi Penasaran dan Komunikasi ICCN, Akademisi DKV ISI Padangpanjang Aryoni Ananta, Budayawan Viveri Yudi 'Mak Kari', dan Jurnalis Sumbar Jeffry 'Bule'.

baca juga: Bupati Lima Puluh Kota Canangkan Era Kenormalan Baru di Lima Puluh Kota.

"Untuk hadiahnya total sebanyak Rp50 juta. Sedangkan ratusan peserta yang akan memperebutkan puluhan juta ini tidak hanya dari Kota Payakumbuh atau Sumatera Barat saja, tapi juga daerah yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan," kata Erwin Yunaz yang dikenal dengan tagline Ingat Randang Ingat Payakumbuh, Ingat Payakumbuh Ingat Randang.

Sementara itu, kegiatan sayembara logo yang dimotori Dinas Komunikasi dan Informatika Payakumbuh ini juga dalam rangka menyambut Hari Jadi Payakumbuh ke-50 yang jatuh pada tanggal 17 Desember 2020 mendatang. Kepalad Diskominfo Payakumbuh Jhon Kenedi mengatakan kriteria penilaiannya yaitu sesuai dengan Visi, Misi & Filosofi Kota Payakumbuh dan mencerminkan identitas 50 Tahun Hari Jadi Kota Payakumbuh #CityOfRandang.

baca juga: Update COVID-19 Sumbar per 6 Juni, 54,37 Persen Pasien Dinyatakan Sembuh

"Kemudian kriteria lainnya juga desain logo dapat dipertanggungjawabkan serta logo dapat berupa logo gram, logo type, atau kombinasi logo gram dan logo type," kata Kadiskominfo yang akrab disapa Pak JeKa tersebut.

Sedangkan untuk tahapan selanjutnya setelah penerimaan karya, Panitia akan segera mengumumkan 10 besar terpilih melalui email peserta dan website serta akun media sosial resmi Pemko Payakumbuh. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi dan penjurian secara daring atau online.

"Dalam waktu dekat akan segera kami umumkan kepada publik siapa yang terpilih dan berpeluang menjadi juara dalam Sayembara Logo 50 Tahun Kota Payakumbuh ini," ujar Jhon Kenedi didampingi Kabid Humas Hermanto dan Suhedri Busli.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera