Kajari Solok : Hukuman Maksimal Bagi Penyeleweng Bantuan Dampak Corona

Kajari Solok, Donny Haryono Setiawan
Kajari Solok, Donny Haryono Setiawan (Klikpositif)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Solok , mengingatkan petugas penyaluran bantuan atau stimulus jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak ekonomi akibat virus korona (Covid-19) untuk menyalurkan bantuan sesuai dengan peruntukannya.

"Untuk menghindari penyelewengan, kita akan melakukan pengawalan terhadap penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat Corona," ungkap Kajari Solok , Donny H. Setiawan didampingi Kasi Intel, Ulfan Yustian Arif, Rabu (8/4/2020).

baca juga: Longsor Hantam Rumah di Sariek Alahan Tigo, Dua Orang Meninggal

Tidak main-main, pihak Kejaksaan Negeri Solok akan melakukan penindakan secara tegas apabila ditemukannya penyelewengan terhadap bantuan yang diberikan. Hukuman maksimal siap menanti bagi siapa saja yang terbukti terlibat dalam penyelewengan.

Selain itu, menurutnya, sesuai dengan kebijakan yang disampaikan oleh pimpinan, perkara-perkara hukum seperti penimbunan alat-alat kesehatan sepeti masker, APD, penimbunan sembako dan penyebaran berita hoax juga menjadi atensi di tengah wabah Corona.

baca juga: Satu-satunya Pasien COVID-19 Sembuh, Kota Solok Bebas Corona

"Kita sudah menerima surat perintah dari Jampidum, terhadap perkara-perkara yang masuk ke kita berupa penimbunan alat kesehatan seperti APD, penimbunan sembako dan penyebaran berita hoax akan akan kita tuntut maksimal," terangnya.

Untuk itu, menurutnya, petugas harus teliti dalam melakukan pendataan dan penyaluran bantuan terhadap masyarakat yang berhak menerima di wilayah masing-masing, selain itu juga lakukan verifikasi langsung ke lapangan.

baca juga: Pemko Solok Bagikan Sembako Bagi Relawan

"Jangan sampai, warga kita yang berhak menerima malah tidak kebagian, atau nanti ada upaya-upaya pengurangan atau penyelewengan, pasti akan kami tindak tegas," bebernya.

Ditambahkannya, semua pihak perlu menyadari bahwa musibah Corona yang terjadi saat ini memiliki dampak yang luar biasa terhadap ekonomi. Masyarakat menjadi terbatasi dalam bekerja sehingga berdampak pada penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

baca juga: Tenggelam di Embung, Seorang Pelajar Solok Meninggal Dunia

"Kita akan benar-benar mengawasi, agar bantuan yang diberikan pemerintah memang tepat sasaran. Sekecil apapun bantuan yang diberikan harus sampai ke tangan yang berhak menerima," tegasnya.

Untuk pengawasan, pihak Kejaksaan Neegri Solok juga terlibat langsung dalam tim gugus tugas penanganan Corona, baik wilayah kabupaten maupun kota Solok sehingga bisa memonitor secara langsung.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima adanya laporan terkait adanya indikasi penimbunan alat kesehatan, sembako dan juga harga-harga bahan pokok masih stabil. Situasi di kota dan Kabupaten Solok masih terkendali.

Penulis: Syafriadi | Editor: Haswandi