Kejaksaan Bakal Kawal Anggaran COVID-19 di Luak Limopuluah

Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Suwarsono.
Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Suwarsono. (Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Suwarsono ingatkan kedua pemerintahan yang berada di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Payakumbuh untuk tidak main-main dalam pemanfaatan anggaran penanganan penyebaran COVID-19.

Pasalnya, kedua pemerintahan di Luak Limopuluah yaitu Payakumbuh dan Lima Puluh Kota tercatat mengalokasikan Rp50 miliar lebih dari APBD untuk penanganan COVID-19.

Suwarsono mengimbau kedua daerah serius dalam penggunaan dana dalam langkah antisipasi penyebaran Virus Corona . Alokasi anggaran tercatat sebanyak Rp37,8 miliar dari APBD Kota Payakumbuh dan Rp15 miliar dari APBD Kabupaten Limapuluh Kota.

baca juga: Kadis Perdagangan Padang: Kita Ingin Tes Swab hingga 2000 Orang

"Puluhan miliar anggaran tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penanganan penyebaran virus COVID-19. Kemudian juga diingatkan pemerintah kedua wilayah untuk tidak main-main dalam pemanfaatan anggaran penanganan penyebaran Covid-19 itu," katanya, Kamis 9 April 2020 didampingi Kepala Seksi Intelijen Robi Prasetya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Ngada tersebut menjelaskan bahwa jaksa tidak mencurigai terhadap penggunaan anggaran penanganan penyebaran COVID-19. Namun, Korps Adhiyaksa tersebut hanya mewanti-wanti agar tidak terjadi penyimpangan anggaran cukup besar tersebut.

baca juga: Rumah Sakit Yang Akan Dijadikan Rujukan COVID-19 di Mentawai Rusak Parah

"Kondisi sekarang sangat rawan terhadap penyimpangan sehingga perlu kita kawal bersama. Sehingga Anggaran tersebut dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku dan dimanfaatkan dengan baik serta tepat sasaran," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Robi Prasetya juga berharap anggaran dalam penanganan penyebaran Covid-19 dapat dimanfaatkan sesuai aturan yang berlaku. Kemudian anggaran puluhan miliar ini benar-benar dimanfaatkan tepat sasaran.

baca juga: Kluster Pasar Raya Padang Telah Lakukan Tes Swab kepada 1772 Orang

"Anggaran ini, harus benar-benar tepat sasaran dalam memutus strategi penyebaran Pandemi COVID-19. Tapi kalau nanti ditemukan adanya indikasi penyimpangan penggunaan anggaran maka Kejaksaan Negeri Payakumbuh tak segan-segan untuk menindak tegas oknum yang bermain," ujar mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Meranti tersebut.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera