Tanah Datar Bersatu Melawan COVID-19, Ini Upaya Penanganan yang Dilakukan

Bupati Irdinansyah Tarmizi melakukan telekonferen dengan Gubernur Sumbar.
Bupati Irdinansyah Tarmizi melakukan telekonferen dengan Gubernur Sumbar. (dok)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF -- Sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama warga Negara Indonesia positif terpapar Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan keluarnya instruksi presiden, maka Pemerintah Kabupaten Tanah Datar di bawah kepemimpinan Bupati Irdinansyah Tarmizi dan Wakil Bupati Zuldafri membentuk gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dengan melibatkan Fotkompinda di dalamnya.

Gugus Tugas ini melakukan upaya percepatan penanganan COVID-19 sehingga tidak terjadi dan dapat menghentikan penyebaran wabah virus Corona ini.

baca juga: Pulang dari Rantau, Satu Orang Warga Lima Puluh Kota Positif COVID-19

Beberapa upaya telah dilakukan seperti mengeluarkan imbauan, surat edaran atau instruksi, melakukan penyemprotan desinfektan, edukasi masyarakat, menyiapkan anggaran penanganan dan bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan, karantina, dan isolasi mandiri.

Wabup Zuldafri Darma membagikan masker ke pedagang pasar Batusangkar.
Wabup Zuldafri Darma membagikan masker ke pedagang pasar Batusangkar.

Dinas Kesehatan Tanah Datar melakukan upaya antisipasi penyebaran COVID-19 dengan mengeluarkan edaran tentang kewaspadaan terhadap infeksi COVID-19 baik kepada masyarakat maupun kepada seluruh fasilitas kesehatan, membentuk posko kewaspadaan dan kesiapsiagaan, melakukan surveilans (pengamatan) aktif di seluruh wilayah kerja puskesmas dan rumah sakit terhadap kasus yang dicurigai COVID-19 dan merujuk pasien yang dicurigai terinfeksi ke rumah sakit rujukan, RSUP M. Djamil Padang dan RSAM Bukittinggi.

baca juga: DPR : Penerapan New Normal Tetap di Tangan Pemerintah, Bukan Militer

Kepala Dinas Kesehatan dr.Yesrita Zedrianis mengimbau masyarakat yang baru pulang dari luar negeri atau daerah yang sudah ada positif pasien COVID-19 agar melaporkan diri ke wali jorong atau wali nagari dan jika ada gejala agar mengunjungi puskesmas terdekat dengan memberikan keterangan yang lengkap dan lakukan karantina mandiri.

Sekda Irwandi memimpin rapat dengan DPRD dan Forkopimda di Posko Gugus Tugas.
Sekda Irwandi memimpin rapat dengan DPRD dan Forkopimda di Posko Gugus Tugas.

Untuk pencegahan juga diimbau untuk menerapkan sosial distancing, hindari kerumunan, pola hidup bersih dan sehat serta pakai masker saat berada di luar rumah.

baca juga: Bupati Lima Puluh Kota Canangkan Era Kenormalan Baru di Lima Puluh Kota.

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar Thamrin Basroel menyampaikan Tim Gabungan yang terdiri dari Kodim 0307 Tanah Datar , Polres Tanah Datar , Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, PMI dan instansi terkait lainnya telah melakukan penyemprotan desinfektan di kantor pemerintahan, destinasi wisata, masjid dan musala, fasilitas umum.

Ia menyampaikan Tim Gabungan sekaligus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat perihal COVID-19. Ia berharap pemerintahan kecamatan dan pemerintahan nagari membantu kerja Gugus Tugas Kabupaten dan dapat membentuk Sub Gugus Tugas di kecamatan dan nagari.

baca juga: Update COVID-19 Sumbar per 6 Juni, 54,37 Persen Pasien Dinyatakan Sembuh

Menyikapi perkembangan penyebaran wabah COVID-19 yang semakin meningkat dan membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat serta tingginya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Tanah Datar , Pemkab Tanah Datar mengeluarkan beberapa imbauan, surat edaran dan instruksi, diantaranya Imbauan Bupati Tanah Datar Nomor 400/416/Kesra-2020 tentang menyikapi perkembangan wabah COVID-19 di Kabupaten Tanah Datar .

Tidak hanya itu, mempertimbangkan imbauan dan aturan terbaru dari Pemerintah Pusat terhadap penanganan COVID-19 ini, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi menerbitkan Instruksi Pembatasan Aktivitas Masyarakat Bepergian dan Keluar Rumah dan Instruksi Pemberhentian Aktivitas dan Operasional Warung Internet (Warnet).

Ketua MUI Kabupaten Tanah Datar Syukri Iska mengeluarkan maklumat MUI Nomor 01/maklumat-MUITD/III/2020 tertanggal 26 Maret 2020 dimana belum meniadakan salat Jumat tapi dengan beberapa ketentuan yang dipenuhi.

Kemudian menyusul maklumat MUI Nomor 02/maklumat-MUITD/III/2020 yang mengeluarkan keputusan dengan menetapkan secara tegas kepada umat Islam di Kabupaten Tanah Datar dan pengurus masjid untuk meniadakan salat Jumat dan menggantinya dengan salat Zuhur di rumah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar Riswandi menyampaikan Instruksi Bupati Tanah Datar Nomor 800/839/Dikbud-2020 tentang penanganan dampak COVID-19 di Lingkungan Pemerintah Tanah Datar tertanggal 19 Maret 2020, dimana meniadakan kegiatan belajar di sekolah dan mengalihkannya ke rumah selama 14 hari sejak 20 Maret sampai 1 April 2020.

Kemudian disusul Instruksi Bupati Tanah Datar Nomor 800/870/Dikbud-2020, dimana melanjutkan pengalihan kegiatan belajar di rumah sejak 2 sampai 16 April 2020.

Sekda Irwandi menyebut Pemkab Tanah Datar sudah menyiapkan dana sebesar Rp7 miliar lebih untuk penanganan COVID-19.

Anggaran itu berasal dari Dana BTT (Belanja Tidak Terduga) APBD Tanah Datar yang akan dipergunakan untuk beberapa hal pokok terutama pembelian Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap termasuk masker, biaya operasional posko-posko hingga ke kecamatan dan posko di pintu-pintu masuk, biaya edukasi masyarakat, instentif bagi petugas.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama DPRD juga sepakat menganggarkan bantuan bagi masyarakat miskin yang terdampak sosial ekonomi akibat berbagai kebijakan penanganan COVID-19.

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Sekda Irwandi, para Asisten, Kepala OPD terkait dan Direktur RSUD MA Ali Hanafiah Batusangkar dr Afrizal Hasan mengikuti telekonferensi dengan Gubernur Sumatera Barat di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Kamis 9 April 2020 dan sebelumnya Bupati menerima TAPD terkait refokussing kegiatan untuk penanganan Covid-19.

"Agar penanggung jawab jelas dan penggunaan anggaran bisa cermat sesuai aturan berlaku selama darurat kesehatan. Segera laporkan ke kemendagri dan sampaikan ke Ketua DPRD," pesan bupati.

Pada saat yang sama Wabup Zuldafri Darma melakukan edukasi dan membagikan masker kepada pengunjung dan pedagang di Pasar Batusangkar. Pemkab Tanah Datar melalui Dinas Koperindag membagikan 1.000-an masker hasil karya siswa BLK Batusangkar Dinas PMPTSP Naker ke pedagang dan pengunjung dengan harapan mereka selalu menggunakan masker saat berdagang, sehingga dapat melindungi diri dari penyebaran COVID-19.

Setelah dilakukan upaya-upaya penanganan COVID-19, maka data kasus COVID-19 di Tanah Datar sampai Jumat 10 April 2020 pukul 13.00 Wib, jumlah ODP sebanyak 125 orang, notifikasi 5.052 orang, PDP nihil, positif nihil, sembuh 1 orang, dan meninggal dunia nihil. (Adv)

Editor: Pundi F Akbar