Pasca Pemakaman Pasien Terkonfirmasi Positif COVID-19, Pemkab Pasbar Lakukan Tracking

Bupati Pasaman Barat, Yulianto saat jumpa pers di rumah
Bupati Pasaman Barat, Yulianto saat jumpa pers di rumah (Irfan Pasaribu)

PASBAR , KLIPOSITIF - Pasca pemakaman salah seorang warga Pasaman Barat ( Pasbar ) yang berdomisili di Kota Padang yang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19), Pemerintah setempat melakukan gerak cepat tracking atau menelusuri riwayat perjalanan dengan almarhumah.

"Kegiatan tracking atau pelacakan riwayat perjalanan dan siapa saja, terhadap orang yang pernah kontak langsung dengan almarhumah sesuai protokol kesehatan," sebut Bupati Pasaman Barat , Yulianto saat jumpa pers di rumah dinas nya, Jumat (10/4/2020).

baca juga: Polres Sijunjung Serahkan Bantuan 10 Ton Beras ke Masyarakat Terdampak COVID-19

Ia mengatakan, hasil tracking dari Tim Kesehatan dan Gugus Tugas COVID-19 Pasbar akan disampaikan secara berkala dan satu pintu oleh juru bicara Gugus Tugas Dinkes Pasaman Barat .

"Kita tunggu hasil tracking dari Tim Kesehatan dan Gugus Tugas COVID-19 Pasaman Barat , ini info awal yang bisa kami sampaikan, semoga virus ini cepat berlalu dan kita selalu diberikan kesehatan," katanya.

baca juga: Update COVID-19 Sumbar per 5 Juni, Positif 607, Sembuh 333, Meninggal 27

Bupati meminta diberikan kesempatan dan kepercayaan penuh kepada pemerintah daerah serta DPRD dan seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Pasaman Barat yang selalu kompak dan bahu membahu, dalam satu tujuan mencegah penyebaran virus Corona.

Ia juga mengimbau, agar seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.

baca juga: Belajar Daring Tak Efektif di Siberut, Kendala Internet, Guru dan Siswa Tak Punya Smartphone

"Saya anjurkan, warga harus rajin cuci tangan pakai sabun, pemakaian masker dan jaga jarak (fisical distancing) serta bijak dalam menerima informasi dari pihak-pihak lainnya," imbau Bupati Yulianto.

Sebelumnya, warga Pasaman Barat berinisial HA (50) meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang dalam status PDP yang berdomisili di Kota Padang. Setelah meninggal dunia, almarhumah dimakamkan di kampungnya di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat .

baca juga: Rumah Ibadah Akan Dibuka Secara Bertahap di Daerah Zona Hijau

Namun, hanya selang beberapa jam setelah almarhumah meninggal dunia, hasil laboratorium menyatakan beliau terkonfirmasi positif COVID-19.

Untuk itu, pemerintah setempat perlu melakukan gerak cepat tracking, bagi siapa saja yang pernah kontak langsung dengan almarhumah sesuai protokol kesehatan.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera