Update COVID-19 Sumbar per 21 Mei, Positif 436, Sembuh 152, Meninggal 23

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, jumlah keseluruhan warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 telah 436 orang, hal itu karena penambahan 8 orang Sementara itu, sembuh bertambah 7 orang, sehingga total sembuh 152 orang.

Penambahan sebanyak 8 orang tersebut, berdasarkan hasil tes swab Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang dipimpin oleh Dr. dr. Andani Eka Putra, M. Sc dan Balai Veteriner Bukittinggi.

baca juga: Update COVID-19 Sumbar per 2 Juni, Berikut Rincian 7 Penambahan Positif dan 5 Sembuh

"Dari Kabupaten Padang Pariaman 2 orang, Kota Bukittinggi 1 orang, Kota Padang 4 orang, dan Kabupaten Pasaman Barat 1 orang," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF , Kamis (21/5/2020).

Rinciannya:

baca juga: Kabar Baik, Satu Lagi Pasien Asal Lima Puluh Kota Sembuh COVID-19

Kabupaten Padang Pariaman

1. Perempuan berusia 33 tahun, warga Koto Baru Padang Sago, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

baca juga: Legislator: Standar Protokol Covid-19 harus diaplikasikan dalam Pilkada Serentak 2020

2. Laki-laki berusia 20 tahun, warga Batu Kalang Padang Sago, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Bukittinggi

baca juga: Anggota DPR Minta Pemerintah Klarifikasi Penggunaan 'Klorokuin'

1. Laki-laki berusia 50 tahun, warga Aua Kuniang, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Padang

1. Perempuan berusia 48 tahun, warga Andaleh, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Laki-laki berusia 63 tahun, warga Asrama Gantiang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Laki-laki berusia 23 tahun, warga Balimbiang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Anak-anak berusia 7 tahun, warga Korong Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Pasaman Barat

1. Laki-laki berusia 27 tahun, warga Lubuak Landua Aua Kuniang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi BPP Padang.

Sementara itu, untuk pasien sembuh sebanyak 7 orang, dengan rincian:

1. Perempuan berusia 29 tahun, warga Jirek Kabupaten Agam, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Puskesmas Baso.

2. Laki-laki berusia 45 tahun, warga Pulau Punjuang Kabupaten Dharmasraya, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena pulang dari Makassar tanggal 1 April 2020, pasien RSUD Sungai Dareh.

3. Laki-laki berusia 58 tahun, warga Tangah Jua Kota Bukittinggi, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.

4. Laki-laki berusia 59 tahun, warga Balai Panjang Kota Payakumbuah, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena pulang dari Bukittinggi 10 hari yang lalu, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.

5. Bayi 1 tahun, warga Pincuran Tinggi Kabupaten Tanah Datar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.

6. Laki-laki berusia 14 tahun, warga Anak Aia Kota Padang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

7. Laki-laki berusia 31 tahun, warga Bungo Pasang Kota Padang, pekerjaan CS RS, diduga terpapar dari rumah sakit, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

"Dengan begitu, dari 436 orang yang positif, dengan rincian 132 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 46 orang, isolasi daerah 4 orang, Bapelkes 12 orang dan di BPSDM 59 orang, BPP Padang 8 orang, meninggal dunia 23 orang dan sembuh 152 orang," tuturnya.

Editor: Muhammad Haikal