Satu Penumpang Kontak Erat dengan Pasien COVID-19, Seluruh Penumpang dan ABK KMP Ambu-ambu Dikarantina di Padang

Suasana Diluar Balai Diklat Kemenag Padang Baru, Kota Padang
Suasana Diluar Balai Diklat Kemenag Padang Baru, Kota Padang (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 51 penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) KMP Ambu-ambu dikarantina di Balai Diklat Kemenag Padang Baru, Kota Padang.

Dokter jaga Doni Andika Putra menceritakan, penumpang kapal KMP Ambu-ambu ini berangkat pada Selasa (19/5/2020) lalu ke Mentawai, tiba di sana kemungkinan keesokan harinya, namun tidak bisa masuk Mentawai karena ada salah satu penumpangnya kontak erat sama pasien positif COVID-19.

baca juga: Dua Labor Periksa 619 Sampel, Warga Sumbar Positif COVID-19 Bertambah 11 Orang per 30 Mei

"Jadi statusnya mereka sekarang ini masih Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Orang Tanpa Gejala (OTG) juga kan tapi kontak erat," katanya di Balai Diklat Kemenag Padang Baru," Jumat (22/5/2020).

Doni menambahkan, yang perlu diketahui bahwa penumpang dan ABK KMP Ambu-ambu belum ada satupun yang dinyatakan positif COVID-19.

baca juga: Gelar Pilkada di Tengah COVID-19, KPU Pasbar Butuh Tambah Anggaran

"Pagi tadi dilakukan tes swab sebagian. Sekarang menuggu hasil swab, karena banyak sampel yang di tes akan keluar paling cepat sekitar tiga hari," ujarnya.

Doni melanjutkan, masih sebagian yang di tes swab karena ada batas waktu untuk pengiriman sampel ke laboratorium. "Ini mengingat jam pengiriman batasnya jam 1 siang tidak terkejar semua, besok akan kita lanjutkan," ujarnya lagi.

baca juga: Puluhan Warga Sungai Rumbai Kembalikan Dana BLT, Ini Sebabnya

Doni melanjutkan, dari 51 penumpang dan ABK tersebut terdapat juga anak-anak dan orang lanjut usia. "Untuk batas karantina di sini menunggu hasil swab, kalau hasil swab dua kali negatif diperbolehkan pulang," tuturnya.

Editor: Muhammad Haikal