Update Corona di Sumbar per 22 Mei, Positif 438, Sembuh 157, Meninggal 24

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, hingga hari ini telah 438 orang warga Sumbar yang positif COVID-19, terjadi penambahan 2 orang lagi dari Kabupaten Dharmasraya. Sementara itu, pasien sembuh bertambah 5 orang, sehingga total sembuh 157 orang dan meninggal bertambah 1 orang sehingga total meninggal menjadi 24 orang.

Jasman menambahkan, sejak kemarin sampai subuh dini hari tadi, berdasarkan hasil tes swab laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang dipimpin oleh Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc dan Balai Veteriner Bukittinggi.

baca juga: Update COVID-19 Sumbar per 2 Juni, Berikut Rincian 7 Penambahan Positif dan 5 Sembuh

"Dari 1073 sampel swab diperiksa. Hal ini merupakan prestasi luar biasa, dan mendapatkan apresiasi dari Balitbang Kemenkes RI, karena dengan sampel sebanyak itu, kita telah menjadi pemeriksa sampel nomor 1 (satu) terbanyak di Indonesia," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF , Jumat (22/5/2020).

Jasman melanjutkan, 2 orang warga dari Kabupaten Dharmasraya yakni, perempuan berusia 34 tahun dan laki-laki berusia 36 tahun, keduanya warga Pulau Punjuang, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

baca juga: Kabar Baik, Satu Lagi Pasien Asal Lima Puluh Kota Sembuh COVID-19

Sementara itu, untuk pasien sembuh sebanyak 5 orang dengan rincian:

1. Laki-laki berusia 38 tahun, warga Kuranji,engan Padang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang

baca juga: Legislator: Standar Protokol Covid-19 harus diaplikasikan dalam Pilkada Serentak 2020

2. Perempuan berusia 17 tahun, warga Andaleh, Kota Padang, ststus pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

3. Laki-laki berusia 58 tahun, warga Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.

baca juga: Anggota DPR Minta Pemerintah Klarifikasi Penggunaan 'Klorokuin'

4. Perempuan berusia 60 tahun, warga Mato Aia, Kota Padang, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

5. Perempuan berusia 26 tahun, warga Pauah, Kota Padang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan spesimen darah kasus Covid-19 di M. Djamil, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

"Pasien meninggal, laki-laki berusia 59 tahun, warga Lubuak Kilangan, Kota Padang, pekerjaan petani, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang," ujarnya.

"Dari 438 orang yang positif, dengan rincian 135 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 38 orang, isolasi daerah 3 orang, Bapelkes 11 orang dan di BPSDM 59 orang, BPP Padang 11 orang, meninggal dunia 24 orang dan sembuh 157 orang," pungkasnya kemudian.

Editor: Muhammad Haikal