Alat Operasional Terbakar, BMKG Padangpanjang Rugi 600 Juta

"Kejadian ini menghanguskan peralatan operasional kantor"
Alat UPS yang mengalami korsleting di kantor BMKG Padangpanjang (ist)

PADANGPANJANG, KLIKPOSITIF -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kota Padangpanjang mengalami kerugian Rp 600 Juta akibat kebakaran di ruang operasional pada Rabu 28 September 2016 kemarin. Kejadian ini menghanguskan peralatan operasional kantor.

Kepala BMKG Padangpanjang Rahmat Triyono mengatakan peralatan perasional yang rusak akibat kejadian itu yakni UPS 30 KVA, Server Master Pro Seiscom dan Server Client Prosesing TEWS.

Baca Berita Sebelumnya : Korsleting Listrik, Ruang Server Kantor BMKG Padang Panjang Terbakar

"Kerusakan alat tersebut secara materi mencapai sekitar Rp 600 juta. Kami sudah laporkan hal ini ke BMKG pusat,"katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF.

Menurutnya penggantian perlatan itu membutuhkan waktu 4 hari, penggantian alat akan diproses oleh BMKG pusat. Sementara ini sebutnya, layanan informasi gempabumi dengan magnitudo kecil dari 5 Skala Richter stasiun BMKG pusat dan BMKG Stasiun Geofisika Kepahyang Bengkulu," sebut Rahmat.

Terkait keamanan operasional kantor, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika pusat akan melakukan investigasi secara menyeluruh untuk mendalami penyebab utama dari kejadian ini. Invesigasi itu melibatkan tim ahli masing-masing bidang yang ada di BMKG.

"Pusat sudah mengirimkan tim investigasi untuk meneliti penyebab utama kebakaran, darisana kita bisa melihat kerusakan secara keseluruhan," pungkas Rahmat kemudian.(*)