Lembah Harau Masih Terbakar, BPBD Sebut Resiko Padamkan Api dengan Helikopter Tinggi

"sangat sulit menggunakan helikopter karena Lembah Harau terdapat tebing-tebing yang curam"
kebakaran di tebing Lembah Harau (KLIKPOSITIF/Arya)

50KOTA,KLIKPOSITIF-- Kepala BPBD Limapuluh Kota Nasryanto mengakui kesulitan memadamkan api di puncak tebing Lembah Harau, membuat kewalahan.

"Kalau masih seperti ini apinya tidak padam. Kita butuh bantuan helikopter untuk memadamkan api, karena hanya itu yang dapat membawa air menuju puncak," ucap Nasryanto.

Dia mengatakan persiapan untuk menunjang kerja helikopter pun telah disiapkan. Diantaranya landasan heli dan sumber air di Air sonsang di Taeh bukik dan di Sarasah Tanggo serta di bendungan Baboi di Situjuah.

Namun, setelah koordinasi dengan BPBD Provinsi dan BPBD pusat, dengan medan seperti Lembah Harau, sangat sulit menggunakan helikopter karena Lembah Harau terdapat tebing-tebing yang curam.

"Setelah koordinasi dengan Provinsi dan Pusat, untuk Medan Lembah Harau, BPBD pusat mengatakan sangat sulit menggunakan helikopter," katanya.

Pihak dari TNI AU akan didatangkan untuk mempelajari Medan. Jika ada kemungkinan menggunakan helikopter maka akan segera digunakan. Helikopter akan disiapkan oleh BPBD Provinsi di Jambi, karena helikopter BPBD disiagakan di Jambi

"Kemanan masyarakat harus diprioritaskan. Satu unit mobil pemadam kebakaran di Harau. Jika ada api jatuh dari puncak tebing akan segera padamkan dan siapkan masker buat masyarakat," katanya.

[Arya Irfanus]