Baru 65 Persen Penduduk Sumbar Terdaftar di BPJS Kesehatan

"Target 5,4 juta jiwa yang terdaftar dalam BPJS tersebut harus selesai pada 1 Januari 2019"
BPJS Kesehatan (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Masyarakat Sumatera Barat yang terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di provinsi baru 65 persen dari jumlah target penduduk yang terdaftar mencapai 5,4 juta jiwa. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Divre regional II, Afrizayanti.

Target 5,4 juta jiwa yang terdaftar dalam BPJS Kesehatan tersebut harus selesai pada 1 Januari 2019. "Untuk seluruh Sumbar pesertanya sudah mencapai 65 persen dari jumlah dari 5,4 juta penduduk, sehingga kita menargetkan sisanya 1 Januari 2019 sudah mencapai 100 persen yang mendapatkan jaminan kesehatan," kata Afrizayanti usai di ruang Setda Provinsi Sumbar, Senin 10 Oktober 2016.

Masih jauhnya capain target tersebut, dijelaskan pihak BPJS Kesehatan karena masih belum validnya data serta dan juga masih ditemuinya masyarakat miskin yang belum mendapatkan jaminan kesehatan. Hal tersebut saat ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah untuk segera melakukan pendataan ulang.

Dia menjelaskan, catatan tersebut didapatkan dari peninjauan yang sering ditemui di lapangan, karena data yang ada belum terupdate kembali. Untuk Sumbar saja data peserta masih ada yang belum valid, padahal sesuai undang-undang yang ada, bahwa per 1 Januari 2019 seluruh masyarakat, termasuk juga di Sumatera Barat harus mendapatkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Selain itu, Afrizayanti juga menyinggung terkait masih ada pelayanan yang kurang dari perawatan yang didapatkan oleh masyarakat, dimana untuk persoalan tersebut perlu juga dilihat apakah didapat dari rumah sakit dan fasilitas kesehatan atau dari pelayanan BPJS.

"Jika keluhan masyarakat dari pelayanan BPJS Kesehatan, akan kita selesaikan segera, karena sudah merupakan konsen kita, tapi jika dari fasilitas kesehatan maupun rumah sakit akan kita koordinasikan dengan pihak pimpinan rumah sakit," terangnya.

[Joni Abdul ... Baca halaman selanjutnya