Gubernur akan Tempati Rumah Bagonjong Awal 2017

Rumah Bagonjong atau Kantor Gubernur Sumbar akan ditempati pada awal 2017.
Rumah Bagonjong atau Kantor Gubernur Sumbar akan ditempati pada awal 2017. (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Gubernur Sumatera Barat akan menempati Kantor Gubernur (rumah bagonjong) pada Januari 2017 mendatang. Saat ini, pengerjaan rumah bagonjong itu sudah mencapai 90 persen dan pengerjaan retrofit direncanakan akan rampung pada November 2016 nanti serta pengerjaan interior dan melengkapi mobiller selesai akhir Desember 2016.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno yang datang meninjau ke lokasi rumah bagonjong mengatakan, akhir tahun ini pengerjaan rumah bagonjong sudah dapat selesai. Sebab, sejak gempa 2009 yang merusak bangunan rumah bagonjong hingga 2016 ini, Gubernur memang tidak berkantor disana.

"Sejak rusak diterjang gempa, saya tidak ada kantor . Saat ini saya bisa menandatangani surat-surat dimana saja. Yang terpenting seluruh kerjaan dapat selesai, walaupun tidak ada meja maupun ruangan," ungkapnya.

Baca Juga

Dia menambahkan, kantor ini baru mulai diperbaiki pada akhir 2013 dan lebih menfokuskan perbaikan serta pembangunan infrastruktur rumah masyarakat dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa daripada gedung pemerintahan. "Saya belum ingin dibangun kantor , sebelum insfrastruktur lain yang rusak mulai dibangun," tuturnya.

Sebelumnya, Kantor Gubernur Sumbar direncanakan selesai dikerjakan dan bisa digunakan pada Oktober 2016, tapi mengalami penundaan dari target awal, yaitu Juli 2016. Dikarenakan adanya beberapa perubahan adendum.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Prasjal Tarkim Ridha S Putra membenarkan pembangunan kantor gubernur memang dijadwalkan rampung pada Oktober 2016, namun karena ada perubahan kontrak (adendum), maka ditargetkan selesai pada November 2016.

Untuk anggaran yang digunakan keseluruhannya mencapai 40,5 miliar meliputi pengerjaan tahap I yang difokuskan pada perbaikan struktur bentuk bangunan, tulang-tulang bangunan dan tahap dua untuk pembangunan fisik hingga atap bangunan. "Tahap I anggarannya Rp 4,2 miliar dan tahap II sebanyak Rp 22 miliar pengerjaan retrofit," ulasnya.

Sedangkan, saat ini adalah tahap III dengan anggaran Rp14,3 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk finalisasi dan interior bangunan serta dua lift di sisi kiri dan kanan kantor untuk memudahkan pengunjung menuju ke ruangan-ruangan bangunan yang berlantai empat tersebut.

[Joni Abdul Kasir]

Baca Juga

Penulis: Agusmanto

Video Terbaru

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com