Pemkot Padang Pindahkan Pedagang Kuliner Tata Pasar Raya

"Pemindahan ini untuk penataan pasar raya, agar lebih nyaman dikunjungi oleh masyarakat,"
(ilustrasi) pedagang buah sedang bertransaksi dengan pembeli (klikpositif/ Zulkifli)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Padang, memindahkan 58 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan kuliner di sepanjang bundaran air mancur, dan Masjid Muhammadiyah, mereka akan dikumpulkan di kapal kuliner yang selesai dibangun.

Kepala Dinas Pasar Padang, Endrizal, di Padang, Rabu 9 November 2016, mengatakan, sarana dan prasarana yang akan dimanfaatkan seluruh PKL ini telah selesai dikerjakan, dan menunggu penempatan seluruh pedagang yang telah didata oleh Dinas Pasar.

"Pemindahan ini untuk penataan pasar raya, agar lebih nyaman dikunjungi oleh masyarakat, dan pengelolaan pasar yang lebih baik," kata Enrizal.

Ia menambahkan, untuk memudahkan pedagang, gerobak untuk berjualan juga telah disiapkan, dan loting penempatan pedagang dilakukan, agar besok Kamis 10 November 2016 dapat digunakan pedagang, jika mereka telah siap untuk pindah.

Khusus tempat berjualan para pedagang atau kapal kuliner, alokasi dananya dari Pemko Padang dan Yayasan Bank Danamon. Sementara untuk gerobak dibantu oleh Baznas Padang dan PT. Sarana Sumatera Barat Ventura.

"Tempat berjualan tersebut menghabiskan dana sebesar Rp200 juta, nanun untuk gerobaknya bersumber dari CSR yang diperoleh dari Baznas dan PT. Sarana Sumatera Barat Ventura," tegasnya.

Sehubungan dengan itu, selain penpatan PKL yang berjualan kuliner, pemkot juga akan melakukab pembinaan.

Endrizal mengatakan, mekanisme kapal kuliner berbeda dengan taman kuliner yang telah diresmikan Pemko Padang, dekat kantor Balai Kota Lama.

"Kapal kuliner dikelola oleh dinas pasar, dan seluruh pedagang diwajibkan membayarkan retribusi yang telah disepakati. Sementara dengan taman kuliner murni pengelolaannya oleh pihak ketiga," jelasnya. (*)