Sembilan Bulan Bertugas di Perbatasan RI-PNG, Prajurit Yonif 131/BRS Pulang

Kedatangan Yonif 131/BRS disambutangdam) I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Hasanuddin di Kota Payakumbuh.
Kedatangan Yonif 131/BRS disambutangdam) I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Hasanuddin di Kota Payakumbuh. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Setelah sembilan bulan bertugas melakukan pengamanan perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini (RI-PNG), prajurit Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti ( Yonif 131/BRS) akhirnya pulang. Kedatangan para prajurit tersebut disambut Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Hasanuddin di Kota Payakumbuh , Rabu (12/1).

"Hari ini saya bersama danrem dan para asisten menerima kedatangan Batalyon 131 dari pelaksanaan penugasan pengamanan perbatasan di RI-PNG," kata dia.

baca juga: 4 MUA Asal Payakumbuh Ikuti Kompetisi Make Up Nasional di Pekanbaru

Ia mengatakan bahwa prajurit yang berangkat dari Yonif 131/BRS sudah melaksanakan tugas semaksimalkan mungkin di perbatasan RI-PNG.

"Mereka telah melaksanakan tugas dengan profesional dengan penuh semangat dan bertanggung jawab," ujarnya didampingi sejumlah pejabat daerah dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh .

baca juga: Baru Tiga Fasilitas Lapangan di GOR Tipe B Payakumbuh yang Dapat Digunakan

Disampaikannya, bahwa dia sudah memerintahkan seluruh prajurit untuk segera melakukan konsolidasi setelah kembali ke satuan.

"Sudah saya perintahkan untuk segera konsolidasi siap melaksanakan kegiatan berikutnya dan siap melaksanakan tugas apapun setiap saat," ungkapnya.

baca juga: Dibantu UM Surakarta dan Kaltim, UMSB Akan Buka Prodi S2 Hukum

Ia mengatakan prajurit harus segera menyesuaikan dengan program-program yang sudah disiapkan seperti melaksanakan latihan dan pembinaan.

"Terlebih saat ini di tengah pandemi COVID-19, tetap selalu waspada dan bersama-sama dengan unsur pemerintah daerah, kepolisian untuk mendukung kegiatan pemulihan pandemi COVID-19," katanya.

baca juga: Vaksinasi untuk Siswa Usia 6-11 Tahun di Payakumbuh Mulai Dilaksanakan

Menurutnya, bagi prajurit sebuah tugas itu adalah kehormatan dan kebanggan jadi kalau telah melaksanakan tugas dengan baik itu merupakan hal yang biasa.

"Setiap penugasan tentu ada reward, bisa berupa administrasi, kesempatan pendidikan dan peluang jabatan," ungkapnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat