Dinsos Payakumbuh Ungkap Alasan Belum Terbitnya SK Kepengurusan Karang Taruna

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Efrizal.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Efrizal. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Dinas Sosial Kota Payakumbuh menyampaikan alasan yang membuat belum terbitnya Surat Keputusan (SK) terkait Pengurus Karang Taruna Kota Payakumbuh periode 2021-2026.

Pemilihan Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh periode 2021-2026 dilakukan melalui Temu Karya Daerah/TKD VI dengan pada 14 Januari 2021 lalu. Susunan pengurus baru yang disusun tim formatur juga telah diserahkan kepada Wali Kota Payakumbuh melalui Dinas Sosial daerah setempat satu minggu setelahnya.

baca juga: Penanganan Dugaan Kasus Korupsi Dana COVID-19 di Dinkes Payakumbuh Dinilai Lamban, Ini Jawaban Kajari

Satu tahun terkatung-katung tanpa SK dan tak kunjung dilantik, sejumlah pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Payakumbuh mulai bertanya-tanya terkait alasan pemerintah daerah setempat.

Dinas Sosial Kota Payakumbuh melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Efrizal mengungkapkan bahwa belum terbitnya SK Kepengurusan Karang Taruna Kota Payakumbuh periode 2021-2026 karena memang belum ditandatangani oleh wali kota.

baca juga: MUI Tidak Temukan Pengikut Ajaran Bab Kesucian di Payakumbuh

"Pada dasarnya begini, awalnya Pak Wali (Riza Falepi) ingin pengurus karang taruna itu usianya jangan di atas 45 tahun. Untuk peremajaan ini. Karena kita tahu, untuk karang taruna itu tentu yang muda itu lebih enerjik. Jadi ketika Pak Wali melihat dari nama pengurus yang diajukan itu ada di atas 45 tahun, Pak Wali meminta kalau dapat diremajakan," kata Efrizal ditemui di ruangannya, Jumat (14/1).

Diakuinya, sampai sejauh ini masih ada tarik ulur untuk menerbitkan SK. Tapi keputusan akhir tetap di tangan wali kota.

baca juga: Danrem 032/Wirabraja Selaraskan Program dengan Visi Misi Gubernur Sumbar

"Yang jelas kami dari Dinsos tetap mengupayakan, Kepala Dinas juga sudah bertemu juga dengan Pak Wali. Tapi karena kemarin fokus kita adalah COVID-19 dan vaksinasi, sehingga karang taruna masih tersendat. Untuk pengusulan sudah kita sampaikan (ke pimpinan)," pungkas dia.

Sebelumnya, sejumlah pengurus kecamatan Karang Taruna Kecamatan di Kota Payakumbuh mulai bertanya-tanya dan mendesak pemko atau Wali Kota Payakumbuh untuk segera menerbitkan SK sekaligus melantik kepengurusan Karang Taruna Kota Payakumbuh periode 2021-2026.

baca juga: Sembilan Bulan Bertugas di Perbatasan RI-PNG, Prajurit Yonif 131/BRS Pulang

"Kamia heran sekaligus bertanya-tanya kenapa hingga saat ini pemko atau Wali Lota Payakumbuh tak kunjung melantik dan menerbitkan SK Kepengurusan Karang Taruna Kota Payakumbuh terpilih periode 2021-2026, ada apa? Padahal sudah hampir satu tahun pasca-pemilihan ketua baru," sebut Ketua Karang Taruna Kecamatan Payakumbuh Selatan, Rio Afrizen diamini Nailul Azmi (Kecamatan LATINA), Robi Setiadi Ardha (Barat), Hendra Putra (Utara), M. Afandi (Timur), Selasa (11/1) lalu.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh terpilih hasil Temu Karya Daerah/TKD VI, Yonaldi menyebut, meski SK kepengurusan belum terbit, pihaknya bersama seluruh pengurus hingga ke tingkat kecamatan tetap menjalankan program-program kerja yang sudah disusun. Salah satunya bukti nyata adalah keluarnya Karang Taruna Sopan Santun Kelurahan Balai Jarang Aia Tabit Kecamatan Payakumbuh Timur sebagai juara 1 dalam lomba Pilar Sosial Berprestasi tahun 2021 tingkat Provinsi Sumatera Barat.

"Kita tetap jalan terus meski belum diakui secara resmi (SK diterbitkan dan dilanti). Buktinya, perwakilan Karang Taruna Kota Payakumbuh keluar sebagai juara 1 dalam lomba Pilar Sosial Berprestasi tahun 2021, sebab ini adalah organisasi sosial kita harus tetap bergerak dan berbuat untuk kepentingan bersama," ujar Yonaldi yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Payakumbuh itu. (*)

Editor: Taufik Hidayat