Satgas Saber Pungli Kota Solok Dikukuhkan

Walikota Solok, Zul Elfian bersama dengan jajaran tim Satgas Saber Pungli Kota Solok.
Walikota Solok, Zul Elfian bersama dengan jajaran tim Satgas Saber Pungli Kota Solok. (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Untuk membabat habis berbagai bentuk praktek-praktek pungutan liar (pungli) di Kota Beras Serambi Madinah, pada Selasa 17 Januari 2017 siang, Pemerintah Kota (Pemko) Solok mengkukuhkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli ).

Bertempat di Gedung Kubuang XIII, Satgas Saber Pungli tingkat Kota Solok yang berjumlah 80 orang dan berasal dari berbagai unsur ini langsung dilantik dan dikukuhkan oleh Walikota Solok, Zul Elfian. Satgas ini dilantik melalui Surat Keputusan Walikota Solok No:188.45/25/2017 tentang pembentukan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar tingkat Kota Solok .

baca juga: Kasus Covid-19 Kota Solok Bertambah Sembilan, Enam Diantaranya Kontak Erat

SK Walikota tersebut didasarkan pada Perpres No. 87 tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli . Juga sebagaimana diamanahkan melalui UU No.28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme dan Undang-undang No.25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.

Walikota Solok mengungkapkan, Pembentukan Satgas Saber Pungli ini merupakan bentuk pergerakan nyata pemerintah Pusat hingga daerah untuk memberantas berbagai bentuk praktek pungutan liar dalam mewujudkan pemerintahan yang kuat dan bersih.

baca juga: Kelurahan Berprestasi Sumbar 2021, Tanjung Paku Wakili Kota Solok

“Kita berharap, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin meningkat sehingga program pemerintah akan mudah diterima dan didukung oleh masyarakat,” ungkap Walikota Solok, Zul Elfian.

Layaknya lembaga Anti Korupsi di Indonesia atau KPK), dari 7 wewenang yang diamanahkan kepada Tim Satgas Saber Pungli , salah satunya adalah kewenangan untuk menjalankan Operasi Tangkap Tangan (OTT) seperti yang tertera pada pasal 4 huruf D.

baca juga: Wako Solok : Koperasi Kekuatan Ekonomi Ditengah Pandemi

Ditambahkan Zul Elfian, moralitas dan mental aparatur birokrasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya, baik Tupoksi penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pelayanan masyarakat juga sangat menentukan arah pencapaian keberhasilan program pemerintah itu sendiri.

“Kalau mental dan moral semua pejabat serta pegawai kita sudah bagus, maka pemerintahan yang baik dan bersih bukan hal mustahil bisa diwujudkan, pelayanan publik akan semakin berkualitas,” beber Zul Elfian

baca juga: Pemko Solok Data Masyarakat Yang Belum Masuk JKN

Dalam menjalankan tugasnya, sesuai perpres No. 87 tahun 2016, Satgas Saber Pungli dapat menjalankan fungsi intelijen, fungsi pencegahan, fungsi penindakan dan fungsi justisi atau penegakan hukum dengan peradilan. Walikota berharap, dengan pengukuhan Satgas Saber Pungli , semua bentuk pungli akan diberangus dari Pemko Solok.

Struktural Satgas Saber Pungli di Kota Solok ini terdiri dari Walikota Solok yanga menjadi penanggung jawab, Wakapolres Solok Kota sebagai Ketua Pelaksana, Wakil Ketua I dari Inspektur Daerah Kota Solok , Wakil Ketua II dari Kasi Pidsus Kejari Solok dan didukung oleh tim koordinasi yang terdiri dari Forkompinda Kota Solok .

Walikota Solok juga tidak akan mentolerir pejabat dan pegawai dalam lingkungan Pemko Solok yang tertangkap dan terbukti berani melakukan praktek pungli dalam bentuk apapun. “Kita tidak main-main, kalau ada yang tertangkap dan terbukti akan langsing diberi tindak tegas," tutup Walikota.

[Syafriadi]

Penulis: Agusmanto