Akademi PSP Padang U-16 Tahan Imbang Persebaya di Piala KONI

Ilustasi
Ilustasi (Istimewa)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Akademi PSP U16 tertahan imbang 2-2 kontra Persebaya di laga pertama grup F perebutan Piala KONI Pusat dan SIWO PWI di lapangan sepakbola Ceger, Jakarta Timur, Selasa 24 Januari 2017.

Mengawali babak pertama, Akademi PSP tampak bermain menekan lebih dulu. Anak asuh Satria Feri ini bahkan unggul cepat dua gol melalui M. Habib pada menit ke-6 dan Teuku M. Rafli pada menit ke-9. 

baca juga: KONI Padang Panjang Turunkan Tim Monev, IPSI Keluhkan Sarpras Latihan

Sepasang gol yang menjebol gawang Persebaya Junior meningkatkan mental bertanding Yazid Zidan dan kawan-kawan.

Penguasaan bola didominasi tim Pandeka Mudo asal Ranah Minang ini. Persebaya tertekan hingga paruh waktu. Namun Persebaya tampil lebih disiplin dalam menghalau serangan-serangan Akademi PSP. 

baca juga: Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI, Dua Pengurus KONI Pessel Ditangkap

Tak mau lengah lagi, Persebaya perlahan mampu menghalau ancaman dari barisan penyerang Akademi PSP. Merekapun bermain lebih terorganisir.

Sedangkan Akademi PSP mulai kendur. Beberapa kesalahan terlihat dan memberi ruang Persebaya menjadi lebih berani keluar menyerang. Alhasil, gol balasan tercipta ke gawang Akademi PSP. Memanfaatkan tendangan bebas di sisi kanan pertahanan, di menit ke-27.

baca juga: KONI Pusat: Pelaksanaan PON XX Sesuai Jadwal

Bola lambung yang dilepas mengarah ke area titik pinalti, gagal diamankan barisan pertahanan dan diserobot Maulana Ravi yang dengan dingin mencocor bola dari hadangan kiper Akademi PSP. Tiga menit sisa waktu, skor 2-1 tidak berubah hingga jeda.

Babak kedua, Akademi PSP-pun menurun. Persebaya justru berbalik mendominasi permainan. Aksi-aksi lini serang Persebaya kerap mengancam gawang. Beruntung penyelesaian akhir yang tidak akurat masih belum merubah kedudukan. 

baca juga: Agus Suardi Sudah Kantongi Beberapa Nama Untuk Kepengurusan KONI Sumbar yang Baru

Sebaliknya Akademi PSP kesulitan keluar dari tekanan tim lawan. Meski sesekali melancarkan serangan balik. Satu peluang juga tercipta tapi hanya membentur mistar gawang Persebaya. 

Persebaya tidak patah arang, memasuki menit ke 46', petaka di daerah kotak terlarang Akademi PSP berbuah kesempatan pinalti setelah salah seorang pemain belakang handsball. 

Eksekusi yang dilakukan Richard sempurna melesat kedalam jala Akademi PSP dan merubah skor 2-2 berhasil menjadikan kedudukan imbang, tensi permainan meningkat. Kedua kubu sama-sama bersemangat menambah gol. 

Namun Akademi PSP yang sempat unggul tidak bisa tampil konsisten. Kesalahan seringkali terjadi berakibat Persebaya diatas angin. Sayang, hingga babak kedua tuntas, upaya Persebaya tidak berhasil mengungguli Akademi PSP. Skor akhir 2-2.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa