Warga Bukittinggi Ditemukan Bersimbah Darah di WC Umum Koto Baru

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -- Seorang ibu rumah tangga berinisial LE (37) asal Bukit Apit Puhun Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi-Sumbar ditemukan bersimbah darah di WC Umum Bika Siana Jorong Subarang Nagari Koto Baru Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar-Sumbar, Selasa 31 Januari 2017.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka menganga bagian leher akibat sayatan benda tajam.

baca juga: Gugus Tugas Sumbar Sebut Warga Positif COVID-19 di Agam ada yang Punya Toko di Bukittinggi

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Alismar (51) karyawan Bika Siana mengatakan, awalnya korban minta ditunjukkan WC setelah membeli dan memakan Bika. Namun setelah itu, korban tidak juga kunjung ke luar WC hingga waktu Magrib tiba.

"Saya mau wudhu, ternyata WC terkunci dari dalam, saya balik ke depan. Tak lama kemudian saya balik lagi ke WC tapi masih tertutup dan saya gedor tak ada jawaban. Ketika saya intip, saya melihat banyak ceceran darah dalam WC,” ujar Alismar.

baca juga: Akses Kelok 44 Ditutup Total Mulai Hari Ini, Pengendara Harus Lewati Jalan Lain

Ia kemudian melaporkan kepada warga yang berada di kedai, kemudian warga berinisiatif menghubungi Polsek X Koto.  Ketika petugas datang dan pintu WC didobrak, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup, yang dipenuhi ceceran darah.

Menurut Kasat Reskrim Polres Padangpanjang AKP Ismet, korban diduga bunuh diri, karena ditemukan pisau cutter yang diduga dipakai untuk bunuh diri. Selain itu,  dalam tas korban juga ditemukan racun tikus.

baca juga: Ini Jumlah Hewan Kurban di Bukittinggi Untuk Idul Adha 1441 H

"Indikasi ke arah itu (bunuh diri) memang ada. Selain pisau, juga ditemukan juga racun tikus, namun sepertinya belum dipakai," ujar Ismet.

Dari informasi yang beredar luas, Ismet mengatakan, jika persoalan keluarga merupakan indikasi kuat korban ini berbuat nekad  menghabisi nyawanya sendiri. "Tadi keluarga yang bersangkutan sudah cerita di ruangan IGD (Yarsi Padangpanjang )," pungkasnya.

baca juga: DPRD Sumbar Dukung Langkah Pemprov Buka Kembali Sektor Wisata

[Yansen]

Penulis: Iwan R