PILGUB DKI: 2 TPS Adakan Pemungutan Suara Ulang Pagi Ini

Pemungutan suara ulang.
Pemungutan suara ulang. (KLIKPOSITIF/Herry)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Jakarta hari ini (19/2) lakukan pemungutan suara ulang pemilihan gubernur (Pilgub) di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal tersebut dilakukan setelah rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jakarta.

Keputusan itu diambil karena adanya laporan dari pengawas kecamatan atas tindakan kesalahan yang terjadi di ke-2 TPS. Masing - masing TPS tersebut adalah TPS 01 Utan Panjang dan TPS 29 Kalibata.

baca juga: PDI Perjuangan Nilai Presiden Perlu Terbitkan Perppu Pilkada 2024, Ini 3 Alasannya

"Pemungutan suara ulang ini dilakukan karena adanya kesalahan yang terjadi. Di TPS ini ada warga yang menggunakan hak suara orang tuanya. Karena orang tuanya sedang ada di kampung, lalu anak dan menantunya yang tidak terdaftar tersebut menggunakan punya orang tuanya dengan datang bawa C-6," jelas Ferid Nugroho, Komisioner KPU Kota Jakarta Pusat kepada wartawan di TPS 01 Utan Panjang.

Ferid menambahkan bahwa kedua pelaku melakukannya karena ketidaktahuan. Saat ini yang bertugas adalah Panitia Pemungutan Suara Kelurahan dan Kecamatan. Sementara Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas saat itu diberhentikan.

baca juga: Dukung Jadwal Pemilu yang Direncanakan KPU, Ini Alasan Wakil Ketua MPR

Pantauan KLIKPOSITIF di lokasi TPS 01 ini masuk kedalam kelurahan Utan Panjang dengan Kecamatannya Kemayoran. TPS ini memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 601 orang. DPT tersebut dari warga yang bermukin di RT 1,2,3,4 RW 1.

Tercatat pada saat pilgub yang menggunakan hak suaranya sebanyak 405 orang. Namun, kemungkinan besar pengguna hak pilih saat pemungutan suara ulang enggan menggunakannya.

baca juga: Guspardi Gaus: Bawaslu Harus Berani Tunjukkan Perannya Sebagai Wasit yang Adil

Dari data yang dihimpun hingga pukul 10.00 WIB, belum ada 100 orang yang menggunakan hak suara di pemilihan ulang ini.

(Herry)

baca juga: Belum Ada Keputusan Pasti Tanggal Pemilu Serentak 2024, Ini Berbagai Pertimbangannya

Penulis: Pundi F Akbar