Jumlah Penderita DBD di Padang Menurun, Ini Kata DKK

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Kota Padang selama Januari 2017 menurun 50 persen dibanding Januari 2016. Dari catatan Dinas Kesehatan Kota Padang , selama Januari 2016 tercatat 75 kasus, sementara pada Januari 2017 terjadi 41 kasus.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang, Feri Mulyani, penurunan tersebut terjadi karena seringnya dilakukan fogging (pengasapan) dan penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat.

baca juga: Sakit Stroke, Andre Rosiade Bantu Lansia di Padang Sarai

Ia juga mengatakan, setiap hari Minggu, pihaknya melakukan fogging di setiap Sekolah Dasar (SD) di kecamatan yang dinilai rawan terjangkit DBD .

"Kalau untuk Kecamatan yang rawan DBD menurut kami adalah Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Padang Barat," ujarnya.

baca juga: Andre Rosiade Bantu Balita Penderita Jantung Bocor di Lubeg, Padang

Di Kecamatan Padang Barat sendiri, lanjut Feri Mulyani, pihaknya telah melakukan fogging di seluruh SD dan nantinya akan dilanjutkan ke Kecamatan Koto Tangah.

"Terakhir pada pekan lalu kami melakukan fogging di daerah Kuranji," sambungnya.

baca juga: Andre Rosiade Serahkan 5 Hand Tracktor untuk Kelompok Tani di Sumbar

Feri Mulyani menilai, fogging yang telah dilakukan tersebut tidak akan berpengaruh jika masyarakat tidak melakukan program 3 M+.

"Fogging hanya untuk memutus mata rantai penyebarluasan nyamuk yang mengakibatkan DBD . Kalau masyarakat ingin menghilangkan nyamuk Aides Egipti yang merupakan penyebab DBD harus harus dilakukan program 3M plus, yani menutup, menguras dan mengubur, seperti yang telah kami sosialisasikan," tutupnya.

baca juga: Hadir dengan Mesin Front loading dan Tanpa Jemur: Plaza Laundry Tidak Campur Pakaian Pelanggan

[Halbert Caniago]

Penulis: Iwan R