Petani Thailand Manfaatkan Kekuatan e-Comerce untuk Penjualan

Petani Thailand Manfaatkan Kekuatan e-Comerce untuk Penjualan
Petani Thailand Manfaatkan Kekuatan e-Comerce untuk Penjualan (pixabay)

KLIKPOSITIF - Petani beras Thailand telah berpaling ke e-commerce untuk menangani penurunan harga dan meningkatnya persaingan luar negeri. Pemerintah Thailand melakukan penjualan dengan e-commerce untuk penjualan dengan menawarkan pengiriman gratis di seluruh Thailand . E-commerce memungkinkan petani langsung mengakses pelanggan yang ditangani langsung oleh pihak yang ahli dibidangnya.

Dilansir dari laman telegraph, sekarang petani disana hanya membutuhkan beberapa klik untuk memesan tas beras langsung dari petani dan dikirim langsung ke rumah Anda. Pihak yang mengelola e-commerce akan menemui berbagai pedagang yang menawarkan berbagai varietas padi dengan harga paling rendah 30 baht (kurang dari US $ 1) per kilogram. Dalam hal ini tidak ada ukuran minimum pemesanan.

baca juga: MotoGP Terancam Batal karena Corona

"Ini pasar pertanian tanpa embel-embel secara online. Ini dijalankan oleh Kementerian Perdagangan, yang mewakili harapan dan masa depan produsen beras di negara sendiri. Bahkan ada peluncuran penawaran khusus dengan melakukan pengiriman gratis selama empat bulan pertama," ungkap pihak pengelola, DHL eCommerce.

Sebagai negara degan sektor ekonomi bergantung pada beras, setengah dari tenaga kerja negara itu terlibat dalam produksi beras. Bahkan, beras dari Thailand saja membuat sekitar 20% dari pasokan energi makanan di dunia dan jika petani beras Thailand tidak dapat mempertahankan penjualan dan operasi mereka, hal itu berimplikasi pada sejumlah besar mata pencaharian dan kehidupan masyarakat.

baca juga: Penembakan di Thailand, 20 Orang Jadi Korban

Petani di negara itu saat ini telah berpaling ke e-commerce karena mereka menghadapi tekanan pasar yang lebih besar dari sebelumnya. Surplus produksi telah mendorong harga beras turun secara signifikan di paruh kedua 2016. Salah satu jenis beras bernama beras melati mencapai harga terendah pada bulan Oktober sehingga mendorong pemerintah Thailand melakukan pinjaman dan langkah-langkah pendukung lainnya agar ekonomi ini tumbuh.

Dengan dukungan dari Kementerian Perdagangan, seluruh koperasi akan menerima bantuan dengan pengaturan persediaan dasar online, pengiriman, dan toko e-commerce pada situs ThaiTrade. Toko-toko yang berjalan terintegrasi dengan portal web pelanggan yang ditawarkan oleh DHL eCommerce, yang memungkinkan petani untuk melihat dan mengelola pengiriman mereka hanya dengan beberapa klik.

baca juga: Dukung Ganja untuk Medis, Ini Alasan Menkes Thailand

E-commerce telah memungkinkan pengecer Thailand untuk memiliki akses langsung ke pelanggan lokal yang jauh lebih cepat dan biaya yang lebih efisien daripada sebelumnya," Kiattichai Pitpreecha, Managing Director, DHL eCommerce Thailand .

Ia juga menjelaskan bahwa penerapan ini merupakan sebuah pendekatan yang sama untuk salah satu industri terbesar dan paling budaya di negara itu. ”Dan sampai Maret 2017, masing-masing pengiriman akan melakukan perjalanan gratis ke mana saja di negara ini, dalam upaya untuk memulai panen untuk koperasi yang terlibat. Pengiriman gratis harus menciptakan insentif tambahan untuk pembeli dan penjual baru dan dengan bantuan bisa mengatasi sampai ke saluran e-commerce untuk menguntungkn transaksi mereka," jelasnya.

baca juga: Pelatih Thailand Pusing Hadapi Indonesia, Kenapa?

Penulis: Fitria Marlina