Warga Temukan Granat Asap di Lokasi Tambang PT. Semen Padang

M18 Smoke Grenade atau granat asap.
M18 Smoke Grenade atau granat asap. (istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi tambang PT. Semen Padang menemukan sebuah benda yang merupakan peralatan untuk militer, Jumat siang kemarin. Benda berupa granat asap itu didapatkan saat tertancap dalam tanah pada saluran irigasi yang ada di Blok B Tambang II Karang Putih, Kecamatan Lubuk Kilangan tersebut.

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF , penemuan granat asap tersebut awalnya disebut warga sebagai granat biasa. Karena takut, warga yang menemukan benda tersebut lantas memindahkannya ke dalam semak, kemudian melaporkan ke Pos Jaga Tambang. Takut terjadi sesuatu, sekuriti di tambang tersebut langsung memberitahu petugas dari Polsek Lubuk Kilangan.

baca juga: Dinas Perdagangan Libatkan 50 Pemilik Usaha di Pasar Murah Ramadan

"Memang ada temuan tersebut dari warga. Kami yang mendapat kabar, langsung mengamankan sementara granat asap tersebut dari lokasi awal dan memindahkan ke posko utama karena ada orang tambang yang paham dengan bahan peledak," papar Irwan, salah seorang sekuriti yang menerima bom asap tersebut di posko utama tambang wilayah II.

Setelah mengamankan granat asap tersebut, pihak sekuriti tambang langsung menghubungi Polsek Lubuk Kilangan dan diteruskan ke Satuan Gegana Polda Sumbar. "Benda tersebut sudah dibawa oleh tim Gegana untuk diamankan," ucapnya.

baca juga: Pasar Murah Dibuka, Dinas Perdagangan Kota Padang Batasi Pengunjung

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Ediwarman membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, temuan dari warga adalah sebuah granat asap type PHA atau biasa disebut M18 Smoke Grenade yang biasanya digunakan dalam perang. Daya ledakan dari bom asap ini sangat kecil, tapi efek dari asapnya bisa membuat mata perih.

"Granat asap itu sudah diamankan oleh tim Gegana malam ini dan langsung dibawa ke Mako Gegana Satbrimobda Sumbar. Efek dari granat asap ini tidak meledak keras, namun asapnya menyakiti mata, sama dengan efek dari gas airmata," tutur Kapolsek. (*)

baca juga: Setelah Berkuasa 30 Tahun, Presiden Chad Tewas Ditembak Pemberontak

Penulis: Agusmanto