Kemenag Siapkan Tujuh Program Bantuan Kemahasiswaan Tahun 2017

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan tujuh program bantuan Kemahasiswaan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) melalui Direktorat PTKI pada tahun 2017 untuk mendorong berkembangnya semangat belajar mahasiswa.

Direktur PTKI Nizar Ali, mengatakan, program bantuan tersebut yakni Bantuan Lembaga Kemahasiswaan PTKI, Beasiswa Tahfidz Al Quran, Bantuan Pemagangan Mahasiswa, Bantuan Prestasi Akademik, Beasiswa Affirmasi Diktis, Bantuan Bidikmisi PTKIS On Going, dan Bantuan Bidikmisi PTKIS Rekrutmen Baru.

baca juga: DPR: Kampus Merdeka Belum Sepenuhnya Menjawab Permasalan Pendidikan Tinggi

"Bantuan kemahasiswaan diharapkan mampu mendorong berkembangnya semangat belajar dan memfasilitasi kegiattan mahasiswa." kata Nizar.

Ia mencontohkan, seperti bantuan Lembaga Kemahasiswaan, harus mampu mendinamiskan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di level DEMA, SEMA, UKM dan unit kemahasiswaan lainnya.

baca juga: Muhaimin Iskandar: Pajak Pendidikan Tidak Sesuai dengan Tujuan Dasar Bernegara

Terkait bantuan Tahfidz Al-Quran, Nizar minta agar itu benar-benar diberikan kepada mahasiswa yang sedang proses menghafal Al-Quran.

"Walaupun kita belum memberikan nominal yang banyak, namun setidaknya bantuan ini mampu mendorong para mahasiswa untuk gemar menghafal al-Quran," ujarnya.

baca juga: Termasuk Pajak Sembako dan Jasa Pendidikan, DJP Sebut Ciptakan Keadilan Bagi Masyarakat

Berkenaan Bantuan Prestasi Akademik, Nizar Ali menegaskan bahwa mahasiswa yang mempunyai prestasi non akademik seperti juara olimpiade, MTQ, Musabaqah Qiraatul Kutub, menulis dan pengembangan bakat lainnya harus mendapat prioritas. "Even Pekan Ilmiyah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) dapat dijadikan instrument untuk mencari mahasiswa yang berprestasi," harapnya.

Untuk penyaluran bantuan tersebut, Kemenag juga membuat Petunjuk Teknis (Juknis) agar memudahkan pelaksanaan, akses penerima bantuan, dan juga pengawasan dan pemeriksaan.

baca juga: Fakultas Teknologi Industri UBH Targetkan Raih Akreditasi Internasional

"Terpenting lagi adalah memudahkan masyarakat pengguna untuk mengkases dengan mudah," tegasnya. (*)

Penulis: Eko Fajri