Mampukah Rossi-Vinales Mengejar Marquez di GP Amerika?

Vinales dan Rossi
Vinales dan Rossi (motorsport.com)

KLIKPOSITIF -- Tim Movsitar Yamaha mendominasi dua seri awal MotoGP 2017. Mereka akan dihadapkan dengan tantangan baru di GP Amerika Serikat mendatang.

Kecepatan Vinales dan mentalitas Rossi akan sangat diuji disini, pasalnya, sejak perdana menggelar MotoGP, hanya ada satu pebalap yang menguasai trek, yakni Marc Marquez .

baca juga: MotoGP Mandalika Beri Dampak Ekonomi, Menparekraf Siapkan Tiga Program

Sirkuit Austin sendiri dijuluki dengan nama Marquez Land.

The Baby Alien meraih kemenangan berturut-turut di sirkuit tersebut sejak tahun 2013. Tidak menutup kemungkinan ia akan mengulang hal yang sama di musim 2017 ini.

baca juga: Tiga Pabrikan MotoGP Ini Gelar Peluncuran Tim 2021 Online

Marquez sendiri saat ini berada di posisi terpuruk, pasca jatuh dan gagal finish di GP Argentina lalu. Ia saat ini berada di peringkat ke 8 klasemen karena baru mengumpulkan 13 poin yang diperolehnya saat balapan perdana di Qatar lalu.

Kemenangan Vinales di dua seri awal akan sangat diuji, apakah kemampuannya yang impresif dan mentalitas rekan setimnya, Valentino Rossi mampu mengejar pebalap 24 tahun tersebut?.

baca juga: Tak Lagi Didukung Red Bull, KTM Tech 3 Ganti Livery Motor

Musim lalu Marquez berhasil mengalahkan Jorge Lorenzo dan Andrea Iannone. Pada musim 2015, pebalap asal Spanyol itu unggul atas Andrea Dovizioso dan Rossi. Musim 2014 giliran Dani Pedrosa dan Dovizoso yang mengisi dua podium tersisa. Sedangkan musim perdana pada 2013, Marquez mengalahkan Pedrosa dan Lorenzo.

Dengan demikian Rossi tercatat hanya satu kali pernah naik podium di Sirkuit Austin, yakni pada musim 2015. Ketika itu The Doctor melewati garis finis di posisi ketiga dengan 3,120 detik di belakang Marquez.

baca juga: Tayangkan Aksi Penyerangan Gedung Capitol, Aplikasi Parler Diblokir

Sementara itu Vinales pernah merasakan satu kemenangan di Sirkuit Austin pada kelas Moto2 musim 2014. Menunggangi sepeda motor Kalex, Vinales ketika itu berhasil mengalahkan Tito Rabat dan Dominique Aegerter.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa