Irwan Prayitno : Mandeh Jangan Digiring ke Isu Politik

Kawasan Mandeh
Kawasan Mandeh (Dokumen Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mempersilakan aparat hukum untuk memproses oknum pembabat hutan di kawasan wisata Mandeh.

Jika terbukti bersalah. Gubernur mengaskan bahwa persoalan itu jangan kemudian digiring ke arah isu politik dari kepentingan personal.

baca juga: Pelaku Pembakaran Ranmor Warga Sumpur Divonis 11 Bulan Penjara

"Jika tidak ada pelanggaran jangan digiring ke isu politik, kelihatannya salah padahal tidak. Kami normatif saja, salah tindak silakan polisi turun tangan, kalau pidana ada proses hukumnya," katanya pada KLIKPOSITIF .

Ia menyayangkan persoalan yang mendera kawasan Mandeh ini seolah-olah persoalan pribadi yang menjadi isu politik.

baca juga: Pengantin Diarak Offroader, Verry Mulyadi: Kekompakan Seperti Inilah yang Harus Dijaga, Jangan Kasih Kendor

Menurutnya penggiringan masalah ke isu politik hanya akan menambah kerugian Mandeh itu sendiri.

"Persoalan itu akan berdampak pada investasi yang masuk ke Mandeh. Orang mau investasi jadi nggak mau, seolah Mandeh sudah rusak semuanya," ucap kader Partai Keadilan Sejahtera itu.

baca juga: Dua Mentri Bakal Ikuti Penobatan Tuanku Bosa Talu XV

Ia menyebut dari 18 ribu hektar kawasan hutan di Mandeh, hanya sebagian kecil yang rusak. "Isunya saja yang sudah menyebar kemana-mana," ujarnya.

Namun begitu, ia mengkui keterlambatan aturan menjadi pemicu terjadinya persoalan Mandeh.

baca juga: Gubernur: Fermentasi Solusi Pakan Ternak di Sumbar

"Kami akui, kami lambat, harusnya zonasi, masterplann, studi kelayakan dan DED sudah ada sehingga jelas kawasan manasaja yang bisa diolah," tutur Irwan.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa