Warning System di Sumbar Banyak Tak Berfungsi

Parade Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2017 di Padang.
Parade Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2017 di Padang. (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kalaksa BPBD Sumbar , Nasridal Patria mengatakan, sebanyak 26 sirene peringatan tsunami di Sumbar tidak berfungsi. Dari 96 sirene peringatan tsunami di Sumbar , hanya 70 unit saja yang berfungsi. 

Tidak berfungsinya sirene ini disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari digondol maling hingga tidak memiliki repeater, rusak dan ada juga belum terpasang. "Dalam HKBN ini kesempatan untuk mengaktifkan kembali sirene tidak aktif," ungkapnya di kantor Gubernur Sumbar , Rabu 26 April 2017.

baca juga: Foresthree Coffee, Brand Kuliner Nasional Lirik Pasar Payakumbuh Kota Randang

Kabid Kedaruratan dan Logistik  BPBD Sumbar , Pagar Negara menambahkan, dari 96 unit sirene yang tersebar di Sumbar ini, ada 58 unit di bawah kewenangan BNPB, enam unit di bawah BMKG, 24 unit di bawah BPBD dan selebihnya ada di Kota Padang.

Pagar menjelaskan, untuk fungsi sirene di kabupaten/kota hingga saat ini baru ada laporan dari Kabupaten Pasaman Barat. "Di Pasbar, hanya empat unit aktif dari delapan unit sirene," sebutnya.

baca juga: Kupak Rumah Warga, Seorang Pria Ditembak Polisi

Untuk mementukan angka secara keseluruhan sirene tidak berfungsi, lanjut Pagar, pihaknya sedang menunggu laporan dari kabupaten/kota lain saat aktivasi dilakukan. "Kita masih menunggu laporan dari daerah lain," tutupnya.

[Joni Abdul Kasir]

baca juga: Matangkan Praktik Notaris, Pengwil INI Sumbar Kembali Gelar Magang Bersama

Penulis: Agusmanto