Ini Hasil Pantauan Sirene Tsunami di Sumbar

Simulasi evakuasi tsunami
Simulasi evakuasi tsunami (beritadaerah.co)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN), Rabu 26 April 2017, BPBD Sumbar mengadakan beberapa rangkaian acara simulasi bencana . Mulai dari parade alat dan kendaraan siaga bencana hingga pemanfaatan shelter sebagai evakuasi tsunami .

Dalam rangkaian itu juga dilakukan pembunyian sirene secara serentak. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Sumatera Barat, Pagar Negara mengatakan, saat peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) ini BPBD Sumbar juga melakukan aktivasi terhadap sirene tsunami .

baca juga: Tinjau Kebakaran Pasar Kambang, Bupati Pessel Janjikan Hal Ini untuk Pedagang

Dalam aktivasi tersebut, BPBD Provinsi menghimpun data dari semua BPBD Kabupaten dan Kota saat sirene tsunami dibunyikan secara serentak. "Jadi jelas mana saja sirene yang berfungsi dan tidak," ungkap Pagar, Rabu 26 April 2017.

Pagar menjelaskan, hingga pukul 14.41 WIB, hasil tes aktivasi sirene tsunami BMKG oleh Pusdalops BPBD Provinsi Sumbar . Hanya enam sirene saja yang berbunyi yakni, Kabupaten Pesisir Selatan, Padangpariaman, Agam, Pasaman Barat, Kota Padang dan Kota Pariaman.

baca juga: Kebakaran Pasar Kambang, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

"Sementara, untuk kabupaten dan kota lain belum ada laporan. Kami akan terus himpun data dari daerah," tutupnya.

Berikut hasil tes aktivasi Sirine Tsunami BMKG oleh Pusdalops BPBD Prov Sumatera Barat:  

  1. Sirine di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan 
  2. Sirine di Rimbo Kaluang, Kota Padang 
  3. Sirine di Korong Campogo, Kabupaten Padangpariaman 
  4. Sirine di Alai Gelombang, Kota Pariaman 
  5. Sirine di Tiku, Kabupaten Agam 
  6. Sirine di Sasak, Kabupaten Pasaman Barat.

[Joni Abdul Kasir]

baca juga: Andre Rosiade Kembali Boyong Kepala Daerah di Sumbar Temui Menteri PUPR

Penulis: Agusmanto