PNS yang Digerebek Warga di Pasaman Menunggu Sanksi

Petugas dari Dinas Satpol PP dan Damkar Pasaman bersama awak media menunggu hasil pemeriksaan dua PNS yang diduga berbuat asusila.
Petugas dari Dinas Satpol PP dan Damkar Pasaman bersama awak media menunggu hasil pemeriksaan dua PNS yang diduga berbuat asusila. (KLIKPOSITIF/Riki Hendra)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman , Asmadi mengatakan, sudah memproses stafnya yang digerebek warga karena diduga berduaan dengan seorang guru Sekolah Dasar (SD) dini hari tadi.

(Baca: Berduaan Tengah Malam, Pasangan Tidak Sah Digerebek Warga di Pasaman )

baca juga: Bekuk Dua Tersangka, Polres Pasaman Sita 15 Paket Besar Ganja Kering

"Kita berkomitmen akan memproses kedua PNS tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku, meskipun salah seorangnya adalah staf kita," tegas Asmadi ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Selasa 9 Mei 2017 sore.

baca juga: Produksi Ikan Air Tawar di Pasaman Menjadi Andalan dan Program Prioritas

Menurut Asmadi, saat ini penyidik Satpol PP dan Pemadam Kebakaran baru selesai memeriksa stafnya berinisial MR (44) yang digrebek warga di Jarau Buntak, Jorong Ambacanggang, Nagari Air Manggis, Lubuk Sikaping sekitar pukul 04.10 WIB.

Kemudian, baru dimulai pemeriksaan terhadap oknum guru Sekolah Dasar di Lubuk Sikaping yang merupakan seorang janda. Belasan daftar pertanyaan telah dipersiapkan oleh penyidik, termasuk sudah berapa lama berhubungan kedua pasangan tidak sah tersebut.

baca juga: Lima Rumah Semi Permanen Terbakar di Panti Pasaman

"Hasil pemeriksaan nanti akan kita serahkan kepada bapak Bupati Pasaman dan kemudian beliau yang akan menentukan apa hukuman atau sanksi yang dijatuhkan kepada mereka berdua," tegas Asmadi.

[Riki Hendra]

baca juga: Polri dan TNI Jalin Sinergitas Dengan Gowes Bersama di Pasaman

Penulis: Agusmanto