Meminta Uang dengan Cara Membentak, Pengemis di Pessel Ini 'Dipulangkan'

Pengemis diamankan Satpol PP Pessel
Pengemis diamankan Satpol PP Pessel (Istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Seorang pengemis asal Kota Padang terpaksa diamankan petugas Satpol-PP Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ) karena sering dilaporkan meminta uang dengan cara membentak-bentak pedagang, Selasa 9 Mei 2017 sekitar pukul 18.00 WIB.

Kepada Kasi Trantib, Dinas Pol PP-Damkar Pessel , Edison, pengemis ini melihatkan kartu tanda penduduk (KTP)-nya bernama Muhammad Riko (36) beralamat, di Kompleks Jundul 1 Blok 1 Nomor 13, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah-Padang.

baca juga: Dewas Tolak RKP 2022 Direksi PDAM Pessel, Ini Alasannya

"Tadi ada laporan dari pedagang, ada seorang pengemis mengamuk karena alasan tidak diberi uang. Karena itu saya turun langsung untuk mengamankan," sebut Edison kepada KLIKPOSITIF .

Menurut Edison, untuk sementara pengemis ini hanya diberi nasehat dan 'dipulangkan' ke alamat asalnya karena sudah membuat sebagian masyarakat resah di daerah itu. 

baca juga: Baru Dilantik Awal Januari 2022, Masyarakat Unjukrasa Desak Camat Lengayang Pessel Mundur

"Saat saya cari, dia bersembunyi di rumah warga dan mencoba lari saat ditemukan. Kita sebenarnya tidak akan tega kepada pengemis . Namun karena sudah meresahkan warga, terpaksa dinasehati dan untuk semenatara kita kirim ke alamatnya dengan travel," pungkasnya.

Sementara itu, Riko mengaku kepada KLIKPOSITIF , ia sudah beroperasi sekitar dua pekan di daerah itu. Selain beroperasi sebagai pengemis di daerah itu, dia juga sering berpindah ke daerah kabupaten/kota di Sumbar untuk mencari uang dengan cara meminta.

baca juga: Terjadi di Pessel, Seorang Petani Tega Cabuli Adik Iparnya Sendiri

"Saya baru dua minggu di sini (Painan) dengan bolak-balik dari Padang. Selain di sini, saya juga ada ke Solok, Pariaman atau ke lokasi lain," terangnya.

Terkait yang mengatakan dirinya suka marah-marah terhadap orang lain, Riko mengaku terpaksa melakukannya karena sering dihujat.

baca juga: Dampak Kenaikan Harga Bahan Pokok, Pedagang Kecil di Pessel Berencana Naikan Harga Jual

"Padahal kaki saya benar-benar patah, tapi saya dibilang penipu. Tentu saya marah," ungkapnya.

[Kiki Julnasri]

Penulis: Iwan R