Dua Nagari di Sijunjung Terisolir Akibat Longsor

Kondisi jalan yang longsor di Kabupaten Sijunjung, Senin (15/5)
Kondisi jalan yang longsor di Kabupaten Sijunjung, Senin (15/5) (Istimewa)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung Hardiwan, menyatakan dua nagari di Kabupaten tersebut, saat ini terisolir akibat terjadinya longro di badan jalan menuju daerah tersebut.

"Hujan yang telah terjadi sejak beberapa hari terakhir, dengan curah hujan yang juga cukup tinggi telah mengakibatkan banyak terjadi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Sijunjung ," kata Hardiawan melalui pesan singkatnya, Senin (15/5).

baca juga: BPBD Padang Sebut Shelter Pasar Raya Paling Bagus Hadapi Bencana

Ia menambahkan, yang terbaru akibat hujan di daerah ini, tadi siang sekitar pukul 13.40 Wib badan jalan dari Muaro Sijunjung Arah ke Nagari Silokek dan Nagari Durian Gadang Kabupaten Sijunjung terban masuk sungai sepanjang 80 meter, sehingga transportasi dari dan menuju dua nagari tersebut terputus.

Akibat kejadian tersebut, dua nagari dengan jumlah penduduk yang diperkirakan mencapai 4.200 jiwa saat ini terisolir.

baca juga: Persiapan Kejurda, Puluhan Calon Atlet Taekwondo Pessel Ikuti Kenaikan Sabuk

Pihak terkait menjelaskan, untuk mengatasi hal itu, besok (Selasa 16/5) akan membuat jalan alternatif agar dua nagari yang saat ini akses transportasinya terputus dapat kembali dapat dilalui.

"Besok rencanannya dinas PU Bina Marga akan membuat jalan alternatif,minimal untuk bisa dilalui oleh kendaraan roda dua," jelasnya.

baca juga: Hari Ini PPDB SMA/SMK di Sumbar Dibuka, Ini Jalurnya

Hardiawan menambahkan, jalan lain untuk menuju lokasi tersebut memang ada, namun harus memutar puluhan kilometer, atau harus terlebih dahulu melali Kecamatan Sumpur Kudus, sebab itu perlu dibangun jalur alternatif disekitar badan jalan yang longsor ini. (*)

Penulis: Eko Fajri