Akses Jalan Menuju Dua Nagari di Sijunjung Mulai Terbuka

akses jalan darurat penghubung dua desa di Sijunjung
akses jalan darurat penghubung dua desa di Sijunjung (Istimewa)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung , Sumatera Barat, bersama unsur terkait lainnya, seperti TNI, dan masyarakat berhasil membuka akses jalan menuju dua nagari di daerah tersebut, setelah pada Senin (15/5) siang putus akibat longsor .

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung Hardiwan, Senin (16/5) mengatakan, tadi malam tim telah mulai membuat jalan darurat untuk akses masyarakat, sebab pelajar di daerah ini tengah melaksanakan ujian, dan akses jalan tentu sangat dibutuhkan.

baca juga: Pemko Pariaman Belajar Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah ke Walikota Medan

Baca juga: sijunjung " href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/14355/bpbd-sijunjung-turunkan-alat-berat-buka-akses-jalan">http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/14355/bpbd-sijunjung-turunkan-alat-berat-buka-akses-jalan

"Malam tadi sekitar pukul 23.00 Wib, jalan alternatif yang dibangun itu sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, namun bagi penggunannya harus tetap waspada sebab kemungkinan terjadinya tanah longsor tetap tinggi," kata Hardiwan, melalui pesan singkatnya kepada KLIKPOSITIF .COM.

baca juga: Terima Kunjungan Ombudsman, Wabup Pessel: Peningkatan Pelayanan Publik Sesuatu yang Mutlak

Ia menambahkan, untuk jalan darurat yang dibangun tersebut, memakai tanah milik warga, dan kami telah dapat izin dari pemilik tanah untuk memakai lahannya sebagai jalan darurat.

Sehubungan dengan itu, sebelumya diberitakan, akibat hujan yang telah terjadi sejak beberapa hari terakhir, dengan curah hujan yang juga cukup tinggi telah mengakibatkan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Sijunjung .

baca juga: Komplotan Pencuri Batu Akik yang Dihiasi Berlian Senilai 11 Milyar Ditangkap Polisi

Senin (15/5) sekitar pukul 13.40 Wib badan jalan dari Muaro Sijunjung Arah ke Nagari Silokek dan Nagari Durian Gadang Kabupaten Sijunjung terban masuk sungai sepanjang 80 meter, sehingga transportasi dari dan menuju dua nagari tersebut terputus.

Akibat kejadian tersebut, dua nagari dengan jumlah penduduk yang diperkirakan mencapai 4.200 jiwa saat ini terisolir. (*)

baca juga: Hilang Saat Melaut, Seorang Nelayan Asal Linggo Sari Baganti Pessel Ditemukan Meninggal

Penulis: Eko Fajri