SD 20 Indarung dan SD Semen Padang Jadi Sekolah dengan Peserta Wisuda Tahfizh Terbanyak

()

PADANG, KLIKPOSITIF Sekolah Dasar (SD) Negeri 20 Indarung dan SD Semen Padang II dinobatkan sebagai sekolah dengan peserta terbanyak yang mengikuti Wisuda Tahfizh Juz 30 yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Jumat, 19 Mei 2017.

"Kedua sekokah tersebut lolos menjadi peserta terbanyak wisuda dengan rincian, SD 20 Indarung sebanyak sembilan pelajar dan SD Semen Padang II sebanyak 11 pelajar," kata Ketua Panitia Wisuda Tahfizh Juz 30, Iswardi disela-sela  wisuda. 

baca juga: Kubus Apung Dipasang Kembali, DLH: Lokasi Ini Lebih Pas

Baca: Hafal Minimal 1 Juz, 63 Pelajar SD di Luki Ikuti Wisuda Tahfizh

Lebih lanjut Iswardi menjelaskan bahwa wisuda ini diikuti oleh 63 siswa-siswi yang berasal dari SD di Kecamatan Luki . Dari jumlah tersebut, terdapat satu orang peserta yang menghafal Alquran terbanyak, yaitu Adelia Noverta yang berasal dari SD Negeri 08 Padang Besi.

baca juga: Pemko Padang Kekurangan Anggaran untuk BLT Kedua

"Pelajar kelas V itu hafal Alquran sebanyak 4 juz," ujarnya. Selain ada penghafal Alquran terbanyak, lanjut Iswardi, juga ada peserta wisuda termuda yang masih duduk di kelas I SD, yaitu dari SD Negeri 10 Bandar Buat bernama Qwinara.

"Usianya masih 6 tahun 8 bulan dan menjadi peserta wisuda termuda tahun ini," beber Iswardi sembari menyebut bahwa semua peserta Wisuda Tahfizh , dinyatakan lulus murni tanpa bersyarat.

baca juga: ITP, Kampus Pencetak Mahasiswa yang Siap Berkompetisi dalam Dunia Industri

Sementara itu, Kepala UPTD Pendidikan Lubuk Kilangan, Saparman Nur mengatakan, Wisuda Tahfizh ini merupakan wujud nyata dari program Padang Menghafal yang digulirkan Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah pada 2015 lalu.

“Program ini juga bertujuan untuk mendukung Visi dan Misi Kota Padang menjadi Kota Metropolitan dan Religius,” kata Suparman.

baca juga: Website Pemerintah Kota Padang Dilaunching Untuk Kedua Kalinya

Tahun depan, lanjut Suparman, UPTD Pendidikan Luki berharap agar jumlah peserta Wisuda Tahfizh lebih banyak lagi. “Kalau bisa jumlahnya dua kali lipat,” harapnya sembari menyebut bahwa dalam jangka panjang, setiap murid SD di Luki yang beragama Islam, minimal hafal 1 juz Alquran .

Kemudian ketika ditanya apakah program hafalam Alquran ini juga akan diterapkan di sekolah setingkat SMP dan SMA, Suparman menyebut bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan kepala sekolah SMP dan SMA di Luki .

“Kita koordinasikan dulu. Harapannya, semua SMP dan SMA di Luki juga ikut program tahfizh ini,” tutupnya.(*)

 

Penulis: Riki Suardi