Jamaah Naqsabandiyah di Padang Mulai Gelar Tradisi Suluak

Tradisi Basuluak di Musala Baitul Makmur, Kecamatan Pauh, Padang.
Tradisi Basuluak di Musala Baitul Makmur, Kecamatan Pauh, Padang. (istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Jelang masuknya Ramadan , sejumlah jamaah Tareqat Naqsabandiyah kembali menggelar 'Suluak' di Musala Baitul Makmur, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh, Padang -Sumbar. Tradisi ini dilakukan setiap tahun selama 40 hari dan melaksanakan ibadah puasa lebih cepat dari umat Islam lainnya.

Tradisi Suluak sendiri dilakukan dengan beri'tikaf atau berdiam diri di masjid agar bisa beribadah dengan khusyuk dalam bulan Ramadan . "Hingga hari ini, peserta Suluak yang datang baru 12 orang dan masih akan ada yang datang," ujar Ketua Naqsabandiyah Padang , Syafri Datuak Malin Mudo, Rabu 24 Mei 2017.

baca juga: Banyak Merawat Pasien Covid-19, Begini Kondisi di SPH

Dia mengatakan, bahwa tradisi Suluak yang dilakukan setiap tahun itu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam menjalankan ibadah. Dia mengatakan, Suluak dilaksanakan dalam waktu 10 hari hingga 30 hari selama bulan Ramadan . Selama Suluak, para jamaah membawa sejumlah perlengkapan seperti beras, bahan makanan, pakaian ganti dan perlengkapan tidur.

"Peserta Tradisi Suluak ini biasanya didominasi oleh orang yang sudah tua dan nanti mereka akan mendapatkan pengajian setiap habis salat wajib," sambungnya.

baca juga: DLH Rencanakan Tambah Kubus Apung Tahun Depan

Dia mengatakan, bahwa setelah Suluak tersbut seluruh peserta bisa meningkatkan keimanannya dalam setiap melaksanakan ibadah pada hari biasanya. " Tradisi ini digelar setiap tahunnya," jelas Syafri.

[Halbert Caniago]

baca juga: BST Tahap Enam Dikucurkan untuk 21.808 Penerima di Padang

Penulis: Agusmanto