7 Bulan Dirawat di Jeddah, Jemaah Haji Asal Indonesia Hj Culan yang Menjadi Korban Mina Dipulangkan ke Tanah Air

Petugas  KUHI-KJRI mengantarkan jemaah haji asal Indonesia Hj Culan ke Bandar Internasional King Abdul Aziz.
Petugas KUHI-KJRI mengantarkan jemaah haji asal Indonesia Hj Culan ke Bandar Internasional King Abdul Aziz. (Humas Kemenag)

KLIKPOSITIF -- Proses pemulangan jemaah haji Indonesia Hj. Culan Kasim binti Kasim (55) yang dirawat di RS Garda Nusantara Jeddah sejak 7 bulan lalu, berjalan lancar.

Hal ini dikatakan Staf Teknis Haji I Ahmad Dumyathi Bashori dalam keterangan tertulis Kemenag. Pria yang akrab disapa Dimyathi ini menyebutkan Hj Culan merupakan salah satu korban musibah Mina pada penyelenggaraan haji 2015.

baca juga: Diduga Palsukan BBM Jenis Bensin, Polda Sumbar Amankan Seorang Pria di Pariaman

Meski kondisinya sudah stabil, namun Hj. Culan tidak bisa dipulangkan dengan pesawat biasa. “Dia harus dipulangkan dengan medevac dan itu biayanya sangat mahal. Ditaksir menelan biaya di atas Rp2 milyar.” ujarnya. 

Dijelaskannya, Hj Culan diantar dengan ambulans menuju Bandar Internasional King Abdul Aziz. Proses pengantarannya ke bandara didampingi dua paramedis pada pukul 20.13 waktu Arab Saudi (WAS). 

baca juga: Angin Kencang Sejak Sore Hingga Malam Kemarin, 7 Pohon Tumbang 1 Mobil Tertimpa

Beberapa pihak dari KUHI-KJRI ikut mengantarkannya ke bandara, yaitu Acting Konjen Dicky Yunus, Pejabat Fungsi Konsuler 2 (PFK 2) Ahmad Saifuddin dan PFK 3 Ahmad Fadly.

Selain itu, Staf Teknis Haji 1 (STH 1) Ahmad Dumyathi Bashori, STH 2 Arsyad Hidayat, STH 3 Ahmad Jauhari, Staf Pensosbud KJRI Fauzi Husni dan Staf KUHI penanganan jamaah sakit, Muh. Syafii juga ikut mendampingi Hj Culan.

baca juga: Ditengan COVID-19, Kemenag Siapkan Dua Skema Penyelenggaraan Haji

“Kita mengantar Hj Culan hanya sampai ruang keberangkatan khusus pesawat pribadi, karena tidak diperkenankan masuk area bandara," terang Dimyathi.

“Hj Culan boarding pesawat pada jam 21:45 WAS dengan didampingi dua petugas pendamping, yaitu Nikmat dan Zuher. Pesawat pangantar Hj. Culan terbang pukul 22:00 WAS,” sambungnya.

baca juga: Kemenag Perpanjang Jadwal Pelunasan Biaya Haji dan Batasi Hal Ini

Jamaah haji dengan No. paspor A 1568658 ini, kata Dimyathi menambahkan, diterbangkan dengan fasilitas Medevac pada Sabtu (30/04) malam, pukul 22:00 waktu Saudi dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah.

Diperkirakan akan tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada Minggu (01/05) pukul 12:00 WIB dan akan disambut oleh Menteri Kesehatan RI.

"Pemulangan Hj. Culan dengan pesawat khusus cukup istimewa. Sebab, proses yang dilakukan hanya memakan waktu lebih kurang 5 minggu saja, dan ini merupakan kali pertama dalam sejarah perhajian Indonesia," katanya

"Usaha pemulangan jemaah sakit yang memerlukan fasilitas berulang kali diusahakan oleh KUHI namun hal itu tidak dapat dilakukan mengingat tidak ada maskapai regular yang siap dengan ventilator. Hanya Medevac yang menyediakan hal demikian,” sambung Dimyathi.

Penulis: Riki